Aksi Geser Botol CR7 dan Pogba Jadi Polemik Pesepak Bola Euro 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cristiano Ronalda (kiri) dan Paul Pogba (kanan). SP/ SBY
Cristiano Ronalda (kiri) dan Paul Pogba (kanan). SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhir-akhir ini menggeser minuman jelang konferensi pers telah terjadi tren baru dikalangan pesepak bola yang berlaga di ajang Euro 2020,  berawal dari aksi Cristiano Ronaldo yang menyingkirkan minuman bersoda (Coca-cola) disusul degan Paul Pogba menyingkirkan botol berakohol.

Akibat ulah Cristiano Ronaldo tersebut membuat saham cola turun sekitar Rp57 triliun, pada Senin 14 Juni 2021.

Kali ini gelandang Timnas Italia, Manuel Locatelli, ikut-ikutan menggeser botol cola dan meniru aksi menyingkirkan dua botol Coca Cola yang berada di mejanya tersebut pada konferensi pers usai laga Italia vs Swiss.

Aksi Locatelli itu disebut-sebut sebagai bentuk sindiran terhadap tindakan Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba.

Tak hanya Locatelli, namun Andriy Yarmolenko Bomber Timnas Ukraina yang melakukan aksi yang berkebalikan dengan pemain timnas Portugal itu dengan nada bercanda justru dengan senang hati siap mempromosikan dua produk yang digeser Pogba dan Ronaldo.

"Apakah saya bisa melakukan sesuatu? Saya sudah melihat Ronaldo menyingkirkan botol Coke kemarin," kata Yarmolenko pada sesi jumpa pers usai laga Ukraina melawan Makedonia Utara, Jumat (18/6/2021).

"Saya akan menaruh Coke di dini dan saya akan menaruh Heineken di depannya! Kawan, contact saya!," tegas pemain yang membela West Ham tersebut.

UEFA tidak tinggal diam dengan kejadian yang ramai terjadi di pentas Euro 2020. Setelah Ronaldo dan Pogba, ada juga Manuel Locatelli yang melakukan aksi yang sama. UEFA akhirnya harus mengambil sikap tegas.

Bukan cuma dirinya saja yang menyindir Ronaldo, ada pelatih Timnas Rusia, Stanislav Cherchesov juga melakukan hal serupa. Bedanya, sang juru taktik Sbornaya justru menenggak botol bersoda tersebut tepat dihadapan pers.

Reaksi berbeda juga dilakukan oleh pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate saat bersama Harry Kane. Kala lakoni pers, ia mengecam tindakan para pemain yang menyingkirkan produk sponsor karena bisa jadi bencana bagi investor.

UEFA nampaknya ingin melindungi kepentingan sponsor mereka. Ke depan, UEFA melarang aksi serupa terjadi di pentas Euro 2020.

"Hal ini penting karena pendapatan dari sponsor juga penting bagi turnamen dan bagi sepak bola Eropa," kata Direkrut Euro 2020, Martin Kallen. Dsy8

 

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …