Antisipasi Lonjakan Pasien, Laila Mufidah Ingatkan Ketersediaan Bed Pasien Covid di RS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat meninjau penyekatan di jembatan Suramadu pada Kamis (17/6) malam. SP/Alqomar
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat meninjau penyekatan di jembatan Suramadu pada Kamis (17/6) malam. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mengingatkan langkah antisipatif di tengah pandemi belum berakhir. Terutama mengantisipasi melonjaknya pasien. Saat ini ada lonjakan signifikan atas kasus covid di Bangkalan.

Surabaya sebagai daerah yang bersinggungan langsung cukup riskan akan penyeberan covid ini. "Masih akan saya cek kebenarannya. Informasinya banyak RS mulai penuh. Jangan sampai ada pasien covid ditolak karena bed mencukupi," kata Laila. 

Ketersediaan bed dan kamar di RS  bagi pasien covid diperlukan. Tidak saja untuk memenuhi tata laksana klinis, tapi juga untuk menjadikan pasien mendapat layanan demi meningkatkan imun dan Psikis mereka. 

Kalau ada pasien ditolak karena alasan bed penuh akan sangat memukul pasien dan keluarga. Pemkot Surabaya melalui Dinkes, perkumpulan seluruh RS, serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) harus menyikapi ancaman lonjakan pasien tersebut. 

Sementara itu, hasil Penyekatan Suramadu sudah banyak warga yang terkonfirmasi positif. Selanjutnya mereka harus dilakukan isolasi. Jika mereka yang bergejala klinis akan dirujuk ke RS. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony yang turun ke lokasi Penyekatan banyak menemukan warga yang dengan kesadaran ingin di-Swab. "Kesadaran ini bisa diperluas di masyarakat," kata Thony.

Politisi Gerindra ini mengapreaiasi warga dengan sadar dan tidak ada pemaksaan melalukan Swab. Diakui dulu awal-awal pandemi, swab menakutkan. Sekarang swab ini menjadi kebutuhan.

“Kami juga melihat di Penyekatan Suramadu juga makin banyak yang datang untuk swab. Mereka tidak perlu dihentikan oleh pak polisi, tetapi mereka parkir dan langsung swab,” kata Thony. 

Kesadaran masyarakat ini harus menjadi contoh bagi masyarakat yang lainnya. Ada kesadaran bahwa swab itu bukan sesuatu yang membahayakan. Justru ini langkah awal penyelamatan. Alq

Berita Terbaru

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…