Bahtiyar Rifai Dorong Pengawasan Ketat Cagar Budaya

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap situs-situs cagar budaya di Kota Pahlawan, seiring masih ditemukannya berbagai persoalan di lapangan, mulai dari minimnya perawatan hingga polemik pemanfaatan ruang di sekitar bangunan bersejarah.

Bahtiyar mengakui, Surabaya memiliki banyak situs cagar budaya yang membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi pelestarian fisik maupun penataan lingkungan sekitarnya. Salah satu yang sempat menjadi perdebatan publik adalah pemasangan reklame di kawasan cagar budaya Viaduk.

“Terkait peninggalan sejarah, memang ada beberapa kategori. Ada yang sudah menjadi aset pemerintah kota, ada juga yang masih milik pribadi atau pihak lain. Pendekatannya tentu berbeda,” jelas Bahtiyar.

Ia mencontohkan, untuk cagar budaya yang telah menjadi aset Pemkot Surabaya seperti kawasan viaduk, pengawasan dilakukan lebih ketat dan melibatkan tim cagar budaya. Menurutnya, polemik reklame yang sempat mencuat beberapa tahun lalu perlu dilihat secara objektif dan proporsional.

“Setahu kami di lapangan, reklame itu tidak menempel langsung pada bangunan cagar budaya. Ada tambahan konstruksi yang dibuat menyerupai bentuk sekitarnya, tapi tidak merusak dan tidak menghilangkan fungsi bangunan utama,” ungkapnya.

Bahtiyar menyebut, persoalan tersebut bahkan telah dibahas di tingkat komisi DPRD pada periode 2022–2023. Dari hasil pembahasan dan peninjauan, tidak ditemukan pelanggaran aturan secara teknis.

“Secara aturan memang tidak menyalahi. Ada jarak, ada rongga, tidak menempel langsung. Tapi saya akui, dari sisi estetika memang terasa kurang elok dipandang,” ujarnya jujur.

Menurutnya, polemik tersebut menjadi pelajaran penting bahwa pengelolaan cagar budaya tidak cukup hanya berpatokan pada aspek legal formal, tetapi juga harus mempertimbangkan rasa, etika visual, dan kebanggaan publik terhadap warisan sejarah.

Ke depan, Bahtiyar berharap Pemkot Surabaya memberikan atensi yang jauh lebih tinggi terhadap seluruh bentuk warisan budaya dan sejarah, baik yang sudah tercatat sebagai cagar budaya maupun yang masih berpotensi ditetapkan.

“Kita tidak boleh melupakan nilai-nilai sejarah. Apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan dan orang-orang tua kita. Itu harus kita rawat dan lestarikan,” tegasnya.

Ia menekankan, pelestarian cagar budaya bukan hanya untuk menjaga bangunan, tetapi juga menjaga memori kolektif kota agar bisa diwariskan kepada generasi mendatang.

“Surabaya punya kisah besar. Anak cucu kita harus tahu bahwa kota ini pernah melalui perjuangan luar biasa. Itu sebabnya warisan sejarah harus dijaga, dirawat, dan dilindungi,” katanya.

Sebagai Kota Pahlawan, lanjut Bahtiyar, Surabaya memiliki tanggung jawab moral untuk menjadikan cagar budaya bukan sekadar simbol masa lalu, tetapi juga bagian dari identitas dan pendidikan sejarah bagi generasi masa depan.

“Justru karena Surabaya adalah Kota Pahlawan, maka perhatian terhadap cagar budaya harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…