Dikritik Bermain Buruk dan Minim Konstribusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harry Kane. SP/ Eufa
Harry Kane. SP/ Eufa

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Performa Harry Kane di Euro 2020 ini mendapatkan kritik keras dari para fans Inggris lantaran belum bermain sesuai ekspektasi. Kane juga dianggap tidak cocok dengan taktik Inggris yang sekarang, kontribusinya dalam pertandingan begitu minim, Senin (21/6/2021).

Kane sudah bermain di dua pertandingan untuk Inggris sejauh ini, tapi dia tidak bermain penuh di kedua laga tersebut. Striker Tottenham ini ditarik keluar karena performa tidak maksimal.

Kane akhirnya bicara soal performanya dan dia mengaku siap dicadangkan andai pelatih memutuskan demikian. Namun, dia yakin performanya di dua pertandingan kemarin tidak perlu dikhawatirkan.

Inggris dan Kane sudah belajar banyak dari turnamen terakhir, yakni Piala Dunia 2018 lalu. Mereka perlu menjaga tempo supaya bisa mencapai puncak performa di waktu yang tepat.

"Gareth punya hak penuh untuk membuat perubahan yang menurutnya terbaik bagi tim," ujar Kane.

"Satu hal yang kami pelajari dari turnamen sebelumnya adalah mencoba mencapai puncak performa di waktu yang tepat."

"Waktu terbaik mencapai puncak performa adalah di fase gugur dan semoga bisa terus menjaganya dari sana," imbuhnya.

Berdasarkan komentar Kane di atas, dapat disimpulkan bahwa dia yakin bisa mencapai level terbaiknya di fase gugur nanti. Inggris mungkin lebih membutuhkan tenaganya di laga-laga alot.

Sejauh ini di babak grup Euro 2020, Harry Kane belum juga bikin gol. Malah dari dua laga yang sudah dijalani, Harry Kane cuma baru bikin total tiga tembakan.

Apesnya lagi, tiga tembakannya itu belum ada yang shots on target alias belum ada yang mengarah ke gawang. Maka penyerang Tottenham Hotspur itu, diragukan kualitasnya.

"Apakah Harry Kane cukup mengkreasi peluang? Rasanya tidak," kritik eks striker Timnas Inggris, Ian Wright. Dsy10

 

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas 2027, Pemkot Surabaya Lelang Flyover Taman Pelangi Atasi Masalah Kemacetan

Ditarget Tuntas 2027, Pemkot Surabaya Lelang Flyover Taman Pelangi Atasi Masalah Kemacetan

Kamis, 23 Jul 2026 13:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengurai kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan flyover di Bundaran Taman Pelangi segera…

Bank Mandiri Taspen Resmi Pindah Lokasi Mulai 14 September 2026

Bank Mandiri Taspen Resmi Pindah Lokasi Mulai 14 September 2026

Kamis, 23 Jul 2026 13:29 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Mandiri Taspen mengumumkan perpindahan alamat operasional Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nganjuk yang akan berlaku efektif mulai …

Sidang Pengerukan Kolam Tanjung Perak: Ahli Tegaskan Jika Langgar Administrasi Tak Otomatis Jadi Korupsi

Sidang Pengerukan Kolam Tanjung Perak: Ahli Tegaskan Jika Langgar Administrasi Tak Otomatis Jadi Korupsi

Kamis, 23 Jul 2026 13:25 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya- Sejumlah saksi ahli yang dihadirkan dalam sidang perkara pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mengatakan pelanggaran…

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Bebas Kasus PMK, Dispertan Banyuwangi Tuntaskan 29 Ribu Dosis Vaksin ke Ternak Sasaran

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan sudah sebanyak 29 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)…

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo mulai pasang kuda-kuda menghadapi potensi kekosongan jabatan Wakil Bupati. L…

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Selama musim kemarau sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan…