Eksis Geluti Kelapa Gading Lukis Tradisi Mitoni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Danang Prasetyo Laksono melukis kelapa gading. SP/ TLG
Danang Prasetyo Laksono melukis kelapa gading. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Danang Prasetyo Laksono merupakan seorang seniman berbakat yang juga perajin kelapa gading yang mampu memproduksi kelapa gading lukis untuk tradisi mitoni atau upacara usia kehamilan 7 bulanan.

Awal mula menekuni kerajinan ini karena ada salah satu teman yang akan menggelar acara mitoni. Namun karena kesulitan untuk mendapatkan kelapa gading, dia pun mencoba untuk membuatkannya.

Dengan bermodal keterampilan gambar yang dimilikinya, dia pun menggunakan kelapa gading sebagai media Lukis. Tak disangka, hasil lukisannya mendapat respons positif dari teman-temannya.

Kelapa gading tersebut ia lukis dengan tema tokoh pewayangan seperti salah satunya tokoh Rama dan Sinta. Bisnis ini ia geluti karena kelapa gading masih kerap digunakan dalam beberapa tradisi masyarakat. Salah satunya acara 7 bulanan usia kehamilan atau mitoni.

“Di tradisi Jawa, upacara mitoni masih sering digelar supaya si ibu dan calon bayi dapat sehat hingga persalinan,” jelasnya.

Danang mengatakan, sesuai tradisi, dua kelapa gading ini sebagai simbol harapan dari keluarga agar proses persalinan berjalan lancar dan anak yang lahir sehat, sempurna, tanpa kekurangan suatu apa pun. Untuk itu, kelapa gading ini dimaknai seperti sebuah janin yang sedang dikandung. Itulah mengapa kelapa gading kerap diberi gambar tokoh pewayangan.

“Ini saya sedang membuat tokoh Rama dan Sinta. Ini sebagai harapan dari keluarga sang calon bayi yang lahir dapat lahir sehat dan sempurna. Jika laki-laki bisa setampan Rama dan jika perempuan bisa secantik Sinta,” bebernya.

Danang mengaku, untuk menggambar kelapa gading, memilih memanfaatkan media cat minyak daripada goresan paku. Ini lantaran jika menggunakan paku, akan menimbulkan bekas kehitaman pada kulit kelapa. Sehingga gambar yang timbul juga tidak dapat mulus bersih.

Tak hanya itu, dengan melukis, menurutnya membuat gambar yang dihasilkan terkesan lebih detail dan nyata. Ia juga berharap kegiatannya ini dapat menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya. Seperti mengenalkan tokoh pewayangan kepada generasi muda hingga tradisi-tradisi Jawa lain yang sarat akan makna.

“Karena tradisi seperti mitoni ini juga sudah mulai dilupakan. Semoga adanya kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk pelestarian budaya,” tandasnya. Dsy11

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…