Manfaat Terapi Air Hangat ala Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang sedang minum air putih hangat setiap pagi. SP/ Pixagram
Seseorang sedang minum air putih hangat setiap pagi. SP/ Pixagram

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Orang-orang Jepang percaya bahwa sebagian besar penyakit dimulai dengan usus yang tidak sehat. Beberapa orang Jepang bahkan menyarankan untuk minum air hangat setiap pagi setelah bangun tidur. Air dipercaya memiliki peran penting bagi proses metabolisme tubuh.

Sehingga terapi air ala Jepang ini berfungsi membersihkan perut dan meningkatkan sistem pencernaan. Pengobatan tradisional di Jepang juga terkenal dengan anjuran minum air putih tepat setelah bangun pagi.

Dilansir dari NDTV, hari Minggu kemerin, berikut terapi air Jepang, diantaranya, setelah bangun di pagi hari, segera minum empat hingga enam gelas air, masing-masing 160-200 mililiter, saat perut kosong dan sebelum menyikat gigi. Air idealnya dikonsumsi pada suhu ruang.

Hindari makan atau minum apapun setidaknya selama 45 menit setelah minum air, setelah itu jalani rutinitas seperti biasa.

Setelah makan setiap hari, jangan makan atau minum apapun setidaknya selama dua jam. Bagi orang lanjut usia yang menderita kondisi kesehatan yang serius atau bahkan yang baru saja memulai terapi harus memulai terapi dengan satu gelas air setiap hari dan secara bertahap dapat menambah jumlah gelas.

Jika tidak dapat meminum empat gelas air sekaligus, beri jeda selama beberapa menit untuk setiap gelas air agar menenangkan perut.

Menurut Healthline sampai Juni 2021 ini, belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa terapi air ala Jepang dapat menyembuhkan penyakit-penyakit kronis seperti kanker dan diabetes.

Sehingga, terapi air ala Jepang tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis. n surabayapagi/rtrs/rmc

Berita Terbaru

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian jajaran Kodam V/Brawijaya. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan prajurit menjadi s…

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…