Pemerintah Singapura Perlakukan Covid-19, bak Flu Biasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penduduk di Singapura menggunakan masker di musim pandemi Covid-19. SP/ SBY
Penduduk di Singapura menggunakan masker di musim pandemi Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai akhir Juni 2021 ini, Pemerintah Singapura menyatakan sikap akan hidup berdampingan dengan Corona Virus Desease 2019 atau Covid-19. Caranya, mereka akan memperlakukan virus yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, China itu seperti flu biasa.

Sikap ini merupakan 'road map' kehidupan yang sudah dipersiapkan Pemerintah Singapura dengan tidak lagi memberlakukan peraturan ketat. Bahkan akan diterapkan aturan tidak akan ada karantina pelancong dan tidak perlu diisolasi bagi yang sudah kontak dengan penderita.

Tak hanya itu, Singapura juga berencana untuk tidak lagi mengumumkan jumlah kasus harian Covid-19. Negara tetangga terdekat Indonesia ini juga tidak lagi membuat program untuk menuju transmisi nol untuk pandemi Covid-19.

"Kami akan merubah cara pandang dalam mengelola pandemi Covid-19 secara mendasar. Ini adalah keadaan normal baru dari hidup bersama Covid-19," tutur Perdana Menteri Singaputa, Lee Hsien Loong.

Dijelaskannya, warga Singapura atau pelancong hanya disarankan mengikuti test untuk mengetahui apakah terinfeksi Covid-19 atau tidak jika akan pergi ke toko atau ke kantor.

Pendeknya, prioritas pemerintah Singapura dalam beberapa bulan ke depan adalah mempersiapkan warga Singapura hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Kabar buruknya adalah Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang. Kabar baiknya adalah mungkin untuk hidup normal dengannya di tengah-tengah kita," tulis Menteri Perdagangan Singapura Gan Kim Yong, Menteri Keuangan, Lawrence Wong, dan Menteri Kesehatan, Ong Ye Kung.

"Itu berarti virus akan terus bermutasi dan dengan demikian bertahan di komunitas kami," lanjutnya seperti dikutip, Minggu (27/06/2021).

Sikap Pemerintah Singapura ini berbanding terbalik dengan Indonesia dengan kasus positif yang sedang mengalami lonjakan signifikan. n stt/cr3/rmc

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…