Sukses Berjualan Tiwul dan Gatot Siap Saji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus sedang mempersiapkan tiwul buatannya. SP/ YGY
Agus sedang mempersiapkan tiwul buatannya. SP/ YGY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Agus Lambang pemilik toko oleh-oleh tiwul dan gatot 'Pak Lambang' di Jalan Baron km 4, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dia melihat adanya peluang dalam banyaknya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul.

Oleh karena itu, sejak 3 tahun lalu, dia merintis usaha ini bersama istrinya, Ratnasari (35), yang juga memilih keluar dari kasir sebuah toko pakaian besar di kota Yogyakarta.

"Awalnya saya bekerja sambil berjualan gorengan, lalu banting stir berjualan tiwul dan gatot. Pertama kali, saya membuat ukuran kecil dan dijual dititipkan ke penjual di pasar," katanya.

Awalnya rasa yang dibuatnya original, tiwul dicampur dengan gula jawa. Lalu dia memberanikan diri keluar dari tempat kerjanya untuk menekuni usahanya. Bermodal sepetak tanah di pinggir jalur utama menuju pantai, dia membuka toko kecil.

Lambang mengatakan, meski usahanya masih tergolong baru. Namun dirinya optimistis bisa mengembangkan usahanya.

Memanfaatkan pengalaman marketing, diamulai menyebar brosur dan menandai lokasi usahanya di Google Maps. Peran istrinya juga besar karena memanfaatkan pengalaman pengalaman manajemen usaha saat menjadi kasir di toko.

Berbeda dengan toko tiwul lainnya, tiwul dan gatot miliknya sengaja dibuat langsung sesuai pesanan sehingga pembeli harus menunggu beberapa saat.

Rasa original dijual dengan harga Rp 12.000 dan yang berasa lain Rp 15.000 per boks. Setiap hari, puluhan boks tiwul dijual. Pada akhir pekan, bisa seratus boks per hari dijualnya.

Tak hanya tiwul dan gatot siap saji, dirinya membuat tiwul dan gatot dalam bentuk instan. Namun, karena tak menggunakan pengawet, penganan jenis ini hanya bertahan 1 hari.

"Saya mengembangkan usaha tak hanya sendiri, banyak makanan yang berasal dari UMKM di sekitar usaha kami. Kami bekerja sama membangun usaha," ucapnya. Dsy11

 

Berita Terbaru

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras yang disertai angin kencang baru saja mengakibatkan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mlideg,…

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini viral di berbagai daerah, tak terkecuali di Lamongan, Jawa Timur, dimana harga plastik di pasar tradisional melonjak…

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat telah berkomitmen mendongkrak pembayaran Pajak…

Jaga Kelestarian Alam, TNBTS Ajak Wisatawan Gencarkan Gerakan ‘Bawa Turun Sampahmu’ di Kawasan Bromo

Jaga Kelestarian Alam, TNBTS Ajak Wisatawan Gencarkan Gerakan ‘Bawa Turun Sampahmu’ di Kawasan Bromo

Minggu, 12 Apr 2026 13:43 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menjaga kelestarian alam di kawasan wisata Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengajak…