BOR di Tiga RS Rujukan Covid-19 Tulungagung Capai 61,18 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tingkat keterisian rata-rata tempat tidur di tiga RS rujukan penanganan pasien COVID-19 mencapai 61,18 persen.SP/ VOI
Tingkat keterisian rata-rata tempat tidur di tiga RS rujukan penanganan pasien COVID-19 mencapai 61,18 persen.SP/ VOI

i

SURABAYAPAGI, Tulungagung -  Meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Tulungagung membuat  tingkat keterisian rata-rata tempat tidur di tiga rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 mencapai 61,18 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmat menjelaskanjJika dihitung dari 706 tempat tidur telah terisi 432 pasien. "Kasusnya terus meningkat dalam 1-2 pekan terakhir. Ini jika tidak ada perubahan mobilitas (pergerakan) masyarakat, kenaikan kasusnya akan eksponensial (bertingkat)," kata dr. Kasil Rokhmat, kemarin.

Menurut ia, peningkatan BOR (bed occupation ratio) di rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai faskes penanganan COVID-19 ini mengkhawatirkan, sebab jika kasus positif terus bertambah, sementara SDM bidang layanan kesehatan terbatas, petugas akan kewalahan. Saat ini nakes di Kabupaten Tulungagung jumlahnya tetap, sementara pada saat yang sama tugas yang diemban bertambah.

Selain vaksinasi yang saat ini gencar dilakukan, konsentrasi petugas kesehatan terpecah dengan tracing dan merawat pasien. "Itu memerlukan usaha yang luar biasa. Kalau ditambah dengan kasus yang eksponensial, pasti ada yang terkorbankan," katanya.

Selama periode Juni, sudah ada lima dokter, bidan dan perawat di Kabupaten Tulungagung yang terpapar COVID-19. Kondisi mereka sudah membaik, salah satunya akibat pengaruh vaksin. "Banyak (tenaga kesehatan) menjadi korban juga, tapi kami tidak berharap," katanya.

Dalam kondisi landai, pasien COVID-19 yang dirawat di fasilitas kesehatan sebanyak 60-70 pasien. Kondisi PPKM darurat, kini merawat sekitar 400 an pasien COVID-19 dengan tenaga kesehatan yang tetap. “Kalau nambah lagi, bisa nambah beban lagi,” katanya.

Sementara jumlah tenaga kesehatan tidak mungkin direkrut dalam waktu singkat. Untuk memutus penularan semakin meluas dan melindungi petugas kesehatan dan fasilitas kesehatan, pemerintah memberlakukan PPKM darurat. Dalam PPKM darurat ini, mobilitas warga dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.tg1//na

Berita Terbaru

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM: Saat ini, Polresta Barelang bersama BGN bergerak cepat dalam mengembangkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan terkait jual beli titik…

Tuntaskan Perbaikan Gangguan Kelistrikan di Jatim, PLN Komitmen Hadirkan Pasokan Listrik Berkualitas

Tuntaskan Perbaikan Gangguan Kelistrikan di Jatim, PLN Komitmen Hadirkan Pasokan Listrik Berkualitas

Minggu, 24 Mei 2026 20:23 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Ngimbang — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Timur dan Bali (UIT JBM) berhasil memulihkan gangguan kelistrikan yang terjadi di Subsistem …

Bank Dunia Terapkan Akses Pendanaan

Bank Dunia Terapkan Akses Pendanaan

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bank Dunia (World Bank), bakal menerapkan instrumen krisis untuk mengakses pendanaan tersebut. Hal ini diketahui dari dokumen internal yang…

Cara Selegram Rayakan Kemenangan Persib

Cara Selegram Rayakan Kemenangan Persib

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com  : Persib Bandung resmi menjadi jawara Super League Indonesia musim 2025/2026. Klub yang dibela Thom Haye ini cuma butuh hasil imbang saat …

Legislator PKB Tabrakan di Probolinggo, 2 Stafnya Tewas

Legislator PKB Tabrakan di Probolinggo, 2 Stafnya Tewas

Minggu, 24 Mei 2026 20:10 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mobil rombongan anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) menewaskan dua…

Jelang Idul Adha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Guna Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Jelang Idul Adha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Guna Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Minggu, 24 Mei 2026 18:14 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Sabtu (23/5) sore, sebagai l…