Masuk ke RSLT, Harus ada Rujukan Puskesmas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Eri mengecek bed pasien untuk pasien Covid-19 yang sudah tertata rapi di lantai I RSLT, Kedung Cowek, Kamis (8/7/2021). Sp/Alqomar
Wali kota Eri mengecek bed pasien untuk pasien Covid-19 yang sudah tertata rapi di lantai I RSLT, Kedung Cowek, Kamis (8/7/2021). Sp/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) yang berada di Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, mulai Kamis (8/7/2021) kemarin mulai difungsikan.

Dari pantauan Surabaya Pagi di RSLT, saat sedang dikunjungi Ketua DPR RI Puan Maharani, suasana Lapangan Tembak Kedung Cowek yang sebelumnya terlihat mangkrak dan tak terawat. Kamis kemarin sudah disulap banyak beberapa ruang perawatan.

Bahkan RSLT yang sebelumnya, saat Surabaya Pagi sempat mendatangi bulan Januari 2021 lalu, banyak debu-debu tebal. Kamis kemarin, sudah berubah menjadi "aroma" selayaknya berada di rumah sakit.

Contohnya pada lantai I sisi selatan, dari pantauan Surabaya Pagi, dengan lantai seolah lantai kayu, diatasnya terdapat sekitar seratus bed pasien merek Supramak Bed yang sudah berjejer rapi dengan jarak kurang lebih 2 meter.

Bed tersebut dari informasi yang dihimpun, merupakan bantuan dari Kementerian Sosial pimpinan Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang tak lain mantan Wali Kota Surabaya. Saat meninjau pembuatan RSLT Senin 5 Juli 2021 lalu, kementerian Risma membantu sedikitnya 250 bed untuk dipakai di RSLT.

Nantinya, mulai Kamis (8/7/2021) kemarin, setidaknya bakal ada 150 pasien OTG dan gejala ringan yang akan dirawat inap di RSLT.

 

Minggu ini 150 Pasien

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita, Kamis (8/7/2021). Menurut Feny, sapaan Febria, pasien yang akan rawat inap di RSLT harus ada rujukan dari Puskesmas.  "Sedangkan pasien dengan gejala berat dirawat di RSUD Soewandhie. Begitu juga pasien gejala ringan di RSUD Soewandhie juga dioper ke RSLT," kata Febria.

Febria menjelaskan, untuk tahap awal, pasien COVID-19 akan ditempatkan di gedung D RSLT atau di lantai I sisi sebelah selatan. Sedangkan untuk jumlah total ruangan di RSLT sendiri, terdiri dari A, B, C D dan E. "Jadi ada lima ruangan, terdiri dari A, B, C, D dan E. Untuk tenaga kesehatan sementara ada sekitar lebih 150-an, dari rekrutmen baru," ujarnya.

Untuk mekanismenya, Febria menyebut, pasien tidak bisa langsung datang ke RSLT menggunakan ambulans, melainkan harus melalui mekanisme rujukan dari puskesmas. Hal ini diterapkan untuk mempermudah petugas melakukan tracing atau pelacakan kontak erat.

"Supaya kami tidak tertinggal untuk tracing. Jadi yang membawa ke sini Puskesmas. Kalau warga langsung datang pakai ambulans ke sini tidak bisa," katanya.

Selain itu, Febria menjelaskan, bahwa ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi ketika pasien COVID-19 ingin menjalani perawatan di RSLT yakni, membawa KTP, KK serta hasil tes usap PCR positif baik dari puskesmas ataupun laboratorium lain. "Tergantung dari mereka periksanya (tes usap PCR) di mana. Tapi tetap yang membawa ke sini (RSLT) dari puskesmas, karena semua agar terdata," kata Febria.

 

Kapasitas bisa 1.000 Bed

Ia menjelaskan, bahwa kapasitas di RSLT sendiri bisa mencapai 1.000 bed atau tempat tidur. Namun, untuk tahap awal saat ini telah tersedia 400 bed. "Kurang lebih sekitar 400-an, kalau di atas (ruangan E) bisa sekitar 300. Total keseluruhan kurang lebih 1.000 bed," ujarnya.

Menurut Feny, pasien OTG dan gejala ringan yang berada di Asrama Haji bakal dipindah ke RSLT. Sedangkan di Asrama Haji, bakal difokuskan bagi pasien kategori OTG, gejala batuk dan pilek.

"Jadi pasien (Asrama Haji) dipindah ke sini (RSLT) supaya tidak penuh. Di Asrama Haji kan juga ada IGD (instalasi gawat darurat) di sana, tapi kami fokuskan di sini. Sehingga di Asrama Haji hanya OTG, batuk, pilek," katanya.

Febria menambahkan, bahwa layanan di RSLT sendiri hampir sama dengan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di rumah sakit lain. Sebab di RSLT telah dilengkapi dengan ruangan IGD, rawat inap, radiologi, farmasi hingga laboratorium.

"Untuk laboratorium hanya mengambil sampel dan pemeriksaan ringan. Jadi di RSLT ini ada lima ruangan, masing-masing diisi OTG, dan gejala ringan," katanya. alq/cr4/rmc

Berita Terbaru

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…