Sukses Berbisnis Minuman Sari Buah dalam Kemasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratna Apriyati dan Khemal Nugroho dengan produk minuman sari buah ‘Fruters’. SP/ SBY
Ratna Apriyati dan Khemal Nugroho dengan produk minuman sari buah ‘Fruters’. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini banyak pelaku usaha yang berlomba-lomba memproduksi minuman sari buah dalam kemasan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 harus dituntut mengkonsumsi banyak vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Pelaku usaha yang memproduksi olahan buah-buahan adalah Ratna Apriyati dan Khemal Nugroho. Mereka memproduksi minuman sari buah mangga yang diberi nama Fruters sejak 2012. Modal yang digunakan kala merintis usaha sangat minim yakni Rp250.000 untuk membeli buah mangga.

Ratna dan Khemal menggunakan mangga gincu yang memiliki cita rasa manis nan khas. Ratna menambahkan, mangga gincu ada beberapa tingkat [grade]. Grade A untuk pasar ekspor, grade A-B untuk supermarket, dan grade C untuk pasar tradisional.

Mereka mendapatkan stok mangga dari petani di Cirebon, Jawa Barat. Mangga-mangga tersebut nantinya akan ambil sarinya dan dibuat menjadi puree dan slush.

Berbeda dengan minuman atau jus buah yang cair, jenis puree dan slush lebih pekat dan padat. Agar makin spesial, Ratna dan Khemal menambahkan potongan buah segar dan agar-agar (jelly).

Setelah jadi, mereka pun menjajakan minuman sari buah mangga gincu kepada teman-teman di kampus. Tak disangka, mereka mendapat sambutan positif. Mereka terus meningkatkan kapasitas produksi dan berusaha memperluas pasar.

Harga Fruters pun cukup bervariasi mulai dari Rp7.500—Rp25.000 per kemasan. Ada beberapa tahap produksi yang harus dilalui.

Ratna menuturkan tahap pertama yang harus dilakukan adalah menyortir buah mangga. Para pekerja lantas mengupas dan memisahkan buah mangga dari biji dan kulit. Selanjutnya, mangga dipotong dan dihancurkan dengan mesin. Setelah itu, mangga yang telah hancur dipasteurisasi.

“Proses pasteurisasi menghasilkan mangga berbentuk puree dan bisa tahan selama satu tahun,” kata Ratna.

Lebih lanjut, para pekerja pun mengemas bahan baku ke dalam kemasan. Ratna dan Khemal membungkus sari buah mangga menjadi beberapa kemasan yaitu gelas plastik, botol plastik, dan toples plastik.

Kemasan tersebut nantinya akan menentukan harga jual. Semakin bagus kemasannya, semakin tinggi juga harganya.

Terus meningkatnya permintaan membuat Ratna dan Khemal makin semangat menambah kapasitas produksi. Jika di awal periode mereka hanya menggunakan 1-3 kilogram (kg) buah mangga per minggu, kini dua sahabat ini membutuhkan bahan baku sebesar 8 ton mangga untuk 6 bulan. Kapasitas produksi Fruters kini mencapai 1.000 kemasan per hari.  Dsy9

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…