Mobilitas Warga di Trenggalek Masih Tinggi saat PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - PPKM Darurat telah berjalan selama 10 hari. Namun, mobilitas warga Trenggalek masih cukup tinggi. Sampai saat ini, PPKM Darurat hanya bisa menekan angka mobilitas warga sebanyak 20 persen, sementara target pemerintah yakni 30 persen.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengatakan tingginya mobilitas warga terpantau langsung oleh pemerintah pusat melalui sejumlah platform teknologi informasi. Untuk itu pemerintah daerah diminta untuk memaksimalkan PPKM darurat dengan sejumlah pembatasan.

"Mobilitas penduduk ini yang paling disorot Pak Menko (Maritim dan Investasi). Indikator daerah-daerah dengan tiga pendekatan, satu dengan Facebook Mobility, kemudian Google Traffic, dan yang ketiga lewat kerjasama citra satelit," kata Arifin kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Menurut Arifin, dari pantauan tersebut tingkat mobilitas masyarakat masih masuk zona merah atau turun satu tingkat dari sebelumnya zona hitam. Selama PPKM darurat ini Arifin mengaku baru bisa menurunkan mobilitas penduduk antara 10 sampai dengan 20 persen.

"Padahal mobilitas itu diharapkan bisa turun sampai dengan 30 sampai 50 persen. Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, agar lebih terkendali dan tidak ada fasilitas kesehatan yang kolaps," ujarnya.

Terkait kondisi itu pihaknya menjalankan sejumlah strategi guna memaksimalkan penerapan PPKM Darurat. Mulai dari operasi yustisi hingga penegakan hukum melalui proses peradilan.

"Operasi yustisi dijalankan maka harus disertai dengan penegakan hukumnya. Ini tadi untuk mempermudah proses hukum dilakukan sidang online atau jarak jauh," jelasnya.

Dengan terus memaksimalkan PPKM darurat, diharapkan angka mobilitas masyarakat dapat ditekan dan dijalankan dengan baik, sehingga Trenggalek bisa masuk zona kuning mobilitas penduduk.

"Harapannya Pak Luhut, karena di Jawa Timur kemarin belum ada yang zona kuning atau tingkat range mobilitasnya turun sampai 30 persen, masih ada yang hitam dan merah di Jawa Timur.

Sementara itu Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan akan membantu upaya pemerintah dalam menegakkan kedisiplinan masyarakat selama masa PPKM Darurat berlangsung.

"Mari disiplin dalam protokol kesehatan, agar angka COVID-19 ini bisa segera turun," kata Dwiasi.

 

 

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…