Hewan Kurban Sepi Pembeli Saat PPKM Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Inspeksi mendadak (sidak) hewan kurban bersama Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan, di Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Inspeksi mendadak (sidak) hewan kurban bersama Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan, di Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Penjualan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah merosot tajam akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) darurat dan imbas pandemi Covid-19.

Sejumlah pedagang hewan yang berada di wilayah Kota Mojokerto mengeluhkan sepinya pembeli. Bahkan, mereka menyebut omzetnya turun drastis hingga 50 persen.

"Tahun ini benar-benar sepi pembeli, biasanya sepekan jelang lebaran sudah laku seratusan, ini cuma laku 50 ekor saja," ujar Sulaiman, salah satu pedagang hewan kurban jenis Kambing, di Jalan Raya Ijen, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (14/7/2021) pagi.

Penyebab signifikan penurunan penjualan, kata dia, adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) darurat yang berlangsung dari 3-20 Juli 2021.

"Kebanyakan pembeli mampir ke lapak saat sore dan malam hari, karena ada PPKM darurat mereka akhirnya takut keluar malam sebab lampu penerangan jalan di padamkan," tukasnya.

Senada juga dikatakan Cak Dwi, penjual hewan kurban kambing yang mangkal di Wates. Ia mengaku omzetnya turun drastis akibat PPKM darurat.

"Jujur saja, kalau saat ini sangat-sangat berpengaruh terhadap penjualan kami. Apalagi sekarang lagi PPKM darurat," katanya.

Ia mengaku, biasanya mendekati Lebaran idul adha banyak permintaan dari pemesan. Namun, hingga saat ini masih sepi pembeli. Sehingga, lanjut dia, hasil penjualan hewan kurbannya mengalami penurunan hingga mencapai 60 persen.

"Biasanya dalam waktu seminggu mendekati Lebaran sebanyak 50 ekor bisa habis dan kita sudah bisa belanja lagi. Sekarang hanya beberapa ekor saja yang sudah terjual," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan seluruh hewan kurban yang dijual di Kota Mojokerto sudah terjamin kesehatannya.

Dari total 19 lapak, sebanyak 478 kambing dan 60 ekor sapi  sudah lolos cek kesehatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Mojokerto.

"Sudah di data dan dilakukan pengecekan hewan kurban. Hasilnya, memang ada sejumlah hewan yang tak layak jual, tapi itu sudah di tarik dari lapak," ujarnya ditemui di sela inspeksi mendadak (sidak) hewan kurban bersama Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan, di Jalan Raya Ijen, Kota Mojokerto.

Ning Ita juga mengatakan, selama PPKM Darurat penyembelihan hewan kurban akan diarahkan di rumah potong hewan (RPH) guna mencegah kerumunan warga.

"Tahun lalu sudah kita sentralkan di RPH. Bedanya, tahun ini kita perketat pengawasannya. Kuta akan awasi lokasi-lokasi yang biasanya dijadikan sebagai tempat penyembelihan hewan kurban agar semuanya benar-benar taat pada aturan," tegasnya. Dwy

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …