Menghilang 10 Hari, Gadis Tamatan SD Ditemukan Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah korban saat ditemukan dalam kondisi tengkurap di kali kecil. SP/Hadi Lesatriono
Jenazah korban saat ditemukan dalam kondisi tengkurap di kali kecil. SP/Hadi Lesatriono

i

SARABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga desa Jimbe Kec Kademangan Kab Blitar pada Sabtu (17/7) pukul 15.30 dihebohkan dengan temuan jasad wanita yang tewas di kali cilik dengan posisi tengkurap. Saat ditemukan jenazah hanya menggunakan rok yang menempel. Penemuan jasad wanita itu kini dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar.

Dari informasi yang didapat, jenazah pertama kali diketahui oleh Edi Purwanto (37) warga Desa Rejotangan dan Heri Suhendar (46) warga Jimbe yang saat itu itu hendak mencari ikan pada Sabtu (17/7) sore.

"Betul kita terima laporan di temukan sosok mayat wanita dari Polsek Lodoyobarat (Kademangan) Sabtu 16.00, kita masih lakukan pencarian identitas jasad tersebut, guna penyelidikan selanjutnya," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudha seijin Kapolres AKBP Leonard M Sinambela Minggu (18/7) sore. 

Saat itu saksi Heri turun ke sungai melalui selatan jembatan Jimbe untuk memudahkan  memasang jaring, ketika menyisir tepi sungai ke arah hulu mencari yang dangkal;  Edi melihat ada sesosok mayat mengambang di sungai dengan posisi tengkurap.

"Temuan mayat oleh kedua saksi langsung melapor ke perangkat desa Jimbe, dan diteruskan ke Polsek Kademangan,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardiyan Yudha Minggu (18/7) sore di kantornya.

Guna penyelidikan dan mengetahui sosok mayat wanita Unit Inafis Satreskrim Polres Blitar bersama Polsek Kademangan Babinsa Koramil Kademangan dan dinas kesehatan Puskesmas Kademangan lakukan olah TKP.

"Setelah dilakukan olah TKP langsung kita rujuk ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk dilakukan otopsi dan bahan penyelidikan," tambah AKP Ardyan Yudha.

Setelah Polisi melakukan pemeriksaan terhadap mayat Mrs X tersebut ditemukan ada tato di lengan kirinya bertuliskan Winda di tengah lingkaran daun waru. Dari tato nama Winda itulah akhirnya polisi menelusuri, dan akhirnya diketahui bahwa Mrs.X adalah warga Kec Kanigoro bernama Winda yang baru berusia 15 tahun.

"Mrs.X telah kita ketahui dari tato nama di lengan kirinya, dan benar namanya Winda berusia 15 tahun warga di wilayah Kec Kanigoro, pihak keluarganya menyampaikan  Winda tidak pulang sejak 10 hari lalu, kita masih lakukan pemeriksaan saksi saksi sebanyak 8 saksi termasuk dua saksi yang menemukan pertama kali," papar Kasat Reskrim.

Winda yang masih berusia muda ini setamat dari SD tidak melanjutkan sekolah lagi, bahkan sering tidak pulang, seperti saat ditemukan meninggal di Sungai desa Jimbe Winda tidak pulang sekitar 10 hari, menurut pihak keluarganya seperti yang disampaikan ke Polisi.

"Masih kita lakukan lidik, karena sebelum ditemukan tewas di sungai, Winda diketahui minum kopi di sebuah warung bersama ke 6 temannya, yang kini masih kita lakukan pemeriksaan," pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Tulungagung ini. Les

 

Berita Terbaru

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjawab kebutuhan layanan publik. Salah satu…

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Harapan percepatan rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri terus disuarakan berbagai elemen masyarakat. Mulai…

Tingkatkan Kenyamanan, Pavingisasi Terminal Sarongan Banyuwangi Terus Dikebut Capai 50 Persen

Tingkatkan Kenyamanan, Pavingisasi Terminal Sarongan Banyuwangi Terus Dikebut Capai 50 Persen

Rabu, 15 Apr 2026 15:31 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka meningkatkan kenyamanan serta aktivitas ekonomi warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai fokus kebut…

Kader NasDem Kota Madiun Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo, Bantah Isu Merger dengan Gerindra

Kader NasDem Kota Madiun Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo, Bantah Isu Merger dengan Gerindra

Rabu, 15 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kader Partai NasDem Kota Madiun menyampaikan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo yang terbit beberapa hari lalu. Mereka men…

Tekan Kasus Penyakit TBC, Pemkab Sumenep Gencarkan Promosi Kesehatan di 27 Kecamatan

Tekan Kasus Penyakit TBC, Pemkab Sumenep Gencarkan Promosi Kesehatan di 27 Kecamatan

Rabu, 15 Apr 2026 15:11 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Guna menekan kasus penyebaran penyakit menular TBC (tuberkulosis) di wilayah Sumenep, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat…