Tracing Covid-19 di Ponorogo Terus Ditingkatkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sugiri Sancoko mengintruksikan untuk meningkatkan jumlah tracing kepada masyarakat yang kontak erat.SP/ AP/Michel Spingler
Bupati Sugiri Sancoko mengintruksikan untuk meningkatkan jumlah tracing kepada masyarakat yang kontak erat.SP/ AP/Michel Spingler

i

SURABAYAPAGI, Ponorogo - Penularan kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo masih tinggi walaupun PPKM Darurat telah berjalan selama 17 hari. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan pihaknya memang mengintruksikan untuk meningkatkan jumlah tracing kepada masyarakat yang kontak erat.

"Prisipnya kita tidak ingin menyajikan data semu. Sehingga tracing kita tingkatkan. Kalaupun menjadi (zona) merah tidak masalah," ucap Sugiri, Selasa (20/7/2021).

Dalam tiga hari terakhir saja, yaitu tanggal 17-19 Juli 2021, penambahan kasus Covid-19 di Bumi Reog mencapai 554 kasus. Dengan kata lain, rata-rata penambahan kasus dalam tiga hari terakhir sebanyak 183 kasus per hari.

Menurut Sugiri dengan meningkatkan cakupan tracing justru akan mempermudah penanganan Covid-19."Semoga kedepan akan susut dan penanganannya akan terjaga," lanjutnya.

PPKM Mikro Darurat sendiri menurut Sugiri masih efektif di tingkat nasional."Untuk di tingkat kabupaten pasti segera bisa mengikutinya. Mudah-mudahan kalau (PPKM darurat) memang diperpanjang (kasus Covid-19) bisa turun," tambahnya.

Senada dengan Sugiri, Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo memang semakin meningkat cakupan tracing."Memang diinstruksikan dari pemerintah pusat untuk melakukan tracing. Setiap satu orang positif yang dicari (ditracing) satu sampai 15 orang," jelasnya.

Dengan meningkatnya tracing otomatis akan semakin memperbanyak orang yang ketahuan positif Covid-19 terutama pasien tanpa gejala.

Konsekuensinya, pasien tersebut harus melakukan isolasi mandiri dan tidak akan keluyuran sehingga tidak akan menulari masyarakat lain."Ini yang kita harapkan tapi yang utama adalah tetap meminta masyarakat hati-hati karena Covid-19 ini ada dan ganas," pungkasnya.tn/na

Berita Terbaru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tongkat komando Polres Blitar Kota resmi beralih, dan kursi kedudukan Kapolres Blitar Kota resmi  diduduki oleh AKBP Kalfaris …

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Keajaiban alam berupa ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang dikenal dengan nama Kedung Cinet kerap dijuluki sebagai Grand…

Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

Selasa, 13 Jan 2026 14:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Lamongan secara serantak selama ini sudah berjalan dengan baik. Terbaru,…

Sudah Siap Dipesan, Harga Skuter Listrik Suzuki e-Access Sentuh Rp35 Jutaan

Sudah Siap Dipesan, Harga Skuter Listrik Suzuki e-Access Sentuh Rp35 Jutaan

Selasa, 13 Jan 2026 14:20 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pemesanan skuter listrik pertama Suzuki Motorcycle India yang bernama e-Access, secara resmi sudah bisa dapat di seluruh jaringan…

Volvo Recall 10.440 Unit EX30 Imbas Masalah Baterai yang Bisa Terbakar

Volvo Recall 10.440 Unit EX30 Imbas Masalah Baterai yang Bisa Terbakar

Selasa, 13 Jan 2026 14:11 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volvo Car Group yang dimiliki oleh Geely Holding asal China mengumumkan kabar mengejutkan terkait penarikan kembali (recall)…

Diduga Idap ODGJ, Seorang Janda di Blitar Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Masih Tahap Pencarian

Diduga Idap ODGJ, Seorang Janda di Blitar Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Masih Tahap Pencarian

Selasa, 13 Jan 2026 13:09 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pencarian korban terbawa arus Sungai Brantas yang terjadi pada Senin (12/01/2026) sore. Hal itu seperti yang di sampaikan Kasi Humas…