Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Melonjak Tembus Rp 78 Ribu per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar tradisional Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Ilustrasi. Penjual cabai di pasar tradisional Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menjelang bulan puasa dan Ramadan, mayoritas harga bahan pokok penting (bapokting) terpantau stabil dan stok dipastikan aman. Sementara cabai rawit naik setelah aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Kabupaten Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar.

Dalam sidak tersebut, tim menyasar Pasar Legi Ponorogo sebagai pasar induk, kemudian bergerak ke Pasar Sumoroto, Pasar Bungkal, hingga salah satu toko modern di kawasan Kota Ponorogo mulai dari bumbu dapur, daging ayam, daging sapi di lantai dasar, hingga beras, minyak goreng dan telur di lantai dua. 

Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga signifikan maupun praktik penimbunan menjelang bulan puasa. Meski begitu, tim menemukan adanya kenaikan harga cabai rawit. Saat ini, komoditas tersebut dijual Rp 78 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp 60 ribu per kilogram.

"Stok semua aman. Beras, telur, minyak goreng sampai bumbu dapur stok aman. Walaupun cabai rawit naik, tapi yang lainnya harganya tetap. Ini karena musim hujan, banyak yang membusuk," kata AKP Imam Mujali, Senin (09/02/2026).

Menurut Imam, adanya kenaikan harga cabai dipicu faktor cuaca. Intensitas hujan yang tinggi membuat pasokan berkurang karena sebagian hasil panen mengalami kerusakan. 

Hingga kini, secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kategori stabil. Bahkan, beberapa komoditas disebut mengalami penurunan harga dibanding pekan sebelumnya. Dan untuk stok beras dalam kondisi sangat mencukupi. Hal itu dipengaruhi musim panen yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah. Dan diharapkan hingga Ramadan nanti kondisi tersebut tetap terjaga sehingga masyarakat tidak terbebani. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…