Bekas Kantor Kelurahan Mulyorejo Jadi Rumah Sehat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persiapan Rumah Sehat di Mulyorejo. SP/Humas Pemkot Surabaya
Persiapan Rumah Sehat di Mulyorejo. SP/Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sebutan tempat isolasi di masing-masing kelurahan sekarang berganti nama menjadi Rumah Sehat. Dalam Rumah Sehat ini, Pemerintah Kota Surabaya telah melengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kesembuhan para pasien COVID-19 tanpa gejala atau bergejala ringan.

Salah satu Rumah Sehat yang disiapkan adalah bekas Gedung Kantor Kelurahan Mulyorejo di Jalan Mulyorejo Utara No 201. Gedung kosong ini rencananya menjadi pusat isolasi bagi warga Kelurahan Mulyorejo yang terpapar COVID-19. Dengan demikian, penularan terhadap keluarga atau tetangga sekitarnya bisa terhindar.

"Selalu saya sampaikan bahwa setiap kelurahan itu ada tempat untuk sehat dari COVID-19. Jadi istilahnya kalau di sini adalah Griya Mulyorejo Sehat. Jadi ketika di Kelurahan Mulyorejo ada warga tes rapid antigennya positif, maka dia bisa di Griya Mulyorejo Sehat," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, kemarin.

Rumah Sehat ini dilengkapi dengan sarana prasarana penunjang agar para pasien tidak bosan seperti meja pimpong, bulu tangkis, dan instruktur senam. Selain untuk menjaga kebugaran para pasien, hiburan-hiburan juga dibutuhkan agar imunitas pasien bisa meningkat sehingga lekas sembuh.

"Insya allah di sinilah nanti kita jadikan tempat untuk berkumpul bersama dengan bahagia. Kita sediakan tempat untuk bulu tangkis, ada untuk meja pimpong, setelah itu nanti ada guru senam," tutur Eri.di Mulyorejo. Dok Humas Pemkot Surabaya

Eri menerangkan, Rumah Sehat ini merupakan upaya kuratif dan preventif untuk menekan angka kasus COVID-19. Jika pasien yang isolasi mandiri dipindahkan ke pusat isolasi, maka potensi penularan terhadap keluarganya bisa dicegah. Apalagi terhadap warga yang rumahnya tak layak untuk isolasi mandiri.

"Ketika COVID-19 ini terjadi, jangan sampai ketika rumah tidak memenuhi syarat, maka akan muncul klaster keluarga. Itulah (warga yang sakit) yang kita ambil, sehingga semuanya bisa menjadi satu di sini (rumah sehat)," ungkapnya.

Eri menuturkan, Rumah Sehat ini bertujuan demi keselamatan bersama. Pihaknya juga memastikan keamanan dan pencegahan penularan terhadap warga sekitar. Ia berharap, tidak ada lagi penolakan pusat isolasi yang ada di kelurahan-kelurahan.

"Jadi di masing-masing kelurahan kita bentuk, bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk keluarga kita di kelurahan itu. Sehingga nanti ada rumah sehat COVID-19 di tempat-tempat lainnya. Ini adalah untuk menolong warga di kelurahan itu jangan sampai terlambat mendapatkan pertolongan pertama," pungkasnya.sb1/na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…