100 Ribu Pil Ivermectin Nyantol di Soekarno Hatta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi karikatur
Ilustrasi karikatur

i

Din Syamsuddin, Mantan Ketua Umum Muhammadiyah dan Tokoh Oposisi KAMI Berharap Pemerintah Memudahkan Prosedur dan Proses Izin Masuknya Bantuan 100 ribu dari Rencana 1 Juta Pil Ivermectin dari di Luar Negeri kepada Muhammadiyah

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, memohon kepada pemerintah untuk menggunakan Ivermectin sebagai upaya pencegahan covid-19 seperti di India dan Amerika Serikat. Permohonannya ini sebagai solusi untuk kemaslahatan bangsa. Sebab, pil Ivermectin juga dapat dikonsumsi sebagai upaya pencegahan, maka ia sendiri juga mengkonsumsinya.

Tokoh oposisi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini berharap pemerintah dapat memudahkan prosedur dan proses izin dan masuknya bantuan 100 ribu yang merupakan bagian dari rencana 1 juta pil Ivermectin dari pihak di luar negeri kepada Muhammadiyah. Sumbangan gratis pil Ivermectin ini dari seorang pengusaha dermawan Malaysia, yaitu Tan Sri Lee Kim Yew. Tan adalah seorang pengusaha penganut Konghucu yang bersimpati kepada Islam.

"Barang (obat) tersebut sudah sebulan lebih tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, tapi sampai kini belum dapat keluar. Saya mendapat konfirmasi bahwa pihak Muhammadiyah akan menyalurkan obat tersebut melalui seratusan Rumah Sakit Muhammadiyah yang menangani pasien Covid-19. Kiranya Pemerintah memudahkan upaya organisasi masyarakat untuk menyehatkan kehidupan bangsa," pinta saat ditemui di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/7/2021).

Ivermectin adalah pil yang digunakan sejak lama sebagai obat untuk membasmi infeksi cacing parasit pada tubuh manusia dan hewan. Sebelum ini, sebuah penelitian di Australia mengungkapkan bahwa ivermectin juga dapat menurunkan jumlah virus Corona secara signifikan pada sel yang terinfeksi virus tersebut.

Saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberi persetujuan pelaksanaan uji klinis Ivermectin untuk menjadi terapi perawatan pasien Covid-19.

Kepala BPOM, Penny Kusumastuti Lukito, mengatakan uji klinis ini berangkat dari data-data epidemiologi, termasuk publikasi global yang menunjukkan ivermectin bisa digunakan untuk terapi Covid-19.

 

Obat Pilihan Sembuhkan Covid-19

Dien Syamsudin, yang juga menjabat Ketua Center for Dialog and Cooperation among Civilization (CDCC mendorong penggunaan obat Ivermectin sebagai opsi terapi Covid-19.

Dia menuturkan, meski bukan termasuk orang yang bukan ahli kesehatan, tapi meyakini bahwa obat yang ramai dibahas belakangan ini adalah obat yang dapat menjadi pilihan untuk menyembuhkan pasien terpapar Covid-19.

"Setelah membaca berbagai tulisan dari para ahli, dan mendengar langsung presentasi Dr. Pierre Kory, Chief Medical Officer of FLCCC Alliance, Amerika Serikat, saya langsung mengaitkan dengan Hadits Nabi Muhammad SAW bahwa setiap penyakit ada obatnya," tambahnya.

Dia mengatakan, uji coba Ivermectin untuk pasien Covid-19 di beberapa negara meyakinkan Ivermectin adalah solusi terhadap masalah pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Kata dia, beberapa negara telah menjadikan Ivermectin sebagai salah satu terapi Covid-19. Misalnya Amerika Serikat dan India. Bahkan, di India, Ivermectin digunakan sebagai terapi saat kasus Covid-19 melonjak tajam. Akibatnya, angka penderita Covid-19 Varian Delta di India, turun drastis.

"Sehubungan dengan itu, saya mendorong para pakar kedokteran atau kesehatan Indonesia untuk mengkajinya secara mendalam, kritis dan objektif. Dan kepada Pemerintah Indonesia utk mempertimbangkan penggunaan Ivermectin sebagai pengganti vaksin yang ternyata belum dapat mengatasi dan memotong mata rantai penyebaran Covid-19," harapnya.

 

21,2 Juta Dosin Vaksin

Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-30 yang berjumlah 21,2 juta dosis vaksin bentuk bulk atau bahan baku produksi Sinovac pada hari Selasa (27/7/2021).

Pemerintah masih akan terus berupaya mendatangkan vaksin melalui seluruh jalur yang ada guna memastikan ketersediaan stok vaksin untuk mencapai target sasaran vaksinasi.

Melalui kedatangan vaksin tahap 30 yang berjumlah 21,2 juta dosis vaksin bentuk bulk produksi Sinovac ini, membuat total vaksin bulk yang telah diterima Indonesia menjadi 144,7 juta dosis vaksin. Yang setelah diolah Bio Farma diperkirakan menjadi sekitar 117,3 juta dosis vaksin bentuk jadi. Ditambah vaksin jadi yang telah datang, total vaksin yang dimiliki Indonesia kombinasi vaksin dalam bentuk bulk dan vaksin jadi adalah sebanyak 173,1 juta dosis vaksin.

Koordinator Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang juga Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah selalu memastikan keamanan, kualitas atau mutu, dan khasiat atau efikasi untuk seluruh jenis vaksin yang diperoleh.

"Vaksin yang disediakan di Indonesia melalui proses evaluasi Badan POM atas rekomendasi dari ITAGI (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization), WHO (Badan Kesehatan Dunia) dan para ahli. Warga masyarakat tidak perlu ragu atau khawatir untuk menerima vaksin," ujar Airlangga di Jakarta.

 

Langkah Krusial

Menko Airlangga menyebut, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa vaksinasi Covid-19 game changer yaitu langkah krusial untuk menentukan kesuksesan kita keluar dari pandemi ini. Untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, lanjutnya, dibutuhkan sekitar 208 juta penduduk Indonesia yang divaksinasi.

"Jumlah ini meningkat setelah ditambahkan kelompok anak usia 12-17 tahun. Saat ini, 718 ribu anak telah mendapatkan vaksin dosis pertama. Semakin cepat, tentunya akan semakin baik," tambah Airlangga.

Setelah melakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan, petugas publik, penduduk lanjut usia, pemerintah juga menjangkau masyarakat umum dan rentan. Hingga 26 Juli 2021, telah dilakukan vaksinasi sejumlah 64,13 juta dosis, yang terdiri dari suntikan dosis pertama mencapai 45,5 juta dosis dan dosis kedua 18,6 juta. "Perlu ditekankan kembali, vaksinasi adalah salah satu strategi pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19," katanya.

 

Didampingi Kedisiplinan

Airlangga mengingatkan, vaksinasi tetap perlu didampingi kedisiplinan masyarakat dan dilakukan secara bersama. Karenanya, pemerintah juga terus mendorong kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan. Pada saat yang sama, pemerintah juga berkomitmen terus meningkatkan kapasitas testing, tracing, dan treatment. Serta secara paralel menguatkan sistem kesehatan guna mengantisipasi lonjakan kasus dan mengambil kebijakan untuk perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021.

Dia berharap, kerja sama yang baik semua pihak untuk penanggulangan Covid-19, termasuk program vaksinasi. "Sehingga bangsa kita bisa mengendalikan pandemi Covid-19. Rakyat sehat, ekonomi bisa kembali bangkit," pungkas Airlangga. n erc/jk/sur/cr3/rmc

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…