Bangkrut Berkali-kali, Kini Raup Sukses Bisnis Es Coklat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rehan Abdullah Salam. SP/ YGY
Rehan Abdullah Salam. SP/ YGY

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Rehan Abdullah Salam yang setelah berkali-kali gagal dalam berbisnis bahkan sampai kehabisan modal akhirnya ia memetik hasil yang manis. Meski berawal dari gerobak es, tapi kini ia sukses merintis bisnis cafe dengan menu es cokelat.

Lulusan UGM (Universitas Gajah Mada) ini, awalnya menjalani usaha cafe dengan menjual Sari Nira, kopi kemasan dengan campuran gula aren yang merupakan kreasinya sendiri.

Namun beruntung Rehan memiliki pengetahuan dalam mengolah biji kakao. Tidak hanya berbekal ilmu untuk mengolah biji kakao, tapi juga memiliki mesin dan alat pengolahan biji kakao. Rehan pun sangat paham keseluruhan prosesnya dari bahan baku hingga bahan jadi.

Rehan pernah mengalami kesialan yang berujung pada kehabisan modal. Kondisi ini sempat membuatnya sangat terpuruk. Padahal saat itu istrinya sedang hamil muda.

Namun, ia berhasil bangkit dan melanjutkan mimpi sebagai entrepreneur dengan menjual es cokelat aren dengan nama Chockless. Bisnis keduanya ini ia jalani dengan bekal sisa-sisa bisnis sebelumnya, misal menggunakan gerobak yang dipakai sewaktu masih membuka cafe.

Sebelumnya, Rehan pernah membuka cafe dengan menu standar cafe pada umumnya. Sayangnya, usahanya tersebut mengalami kerugian hingga berakhir bangkrut.

Namun semangat Rehan tak pernah kendur dan ia kembali membuka kafe. Laki-laki kelahiran Gresik ini, lagi-lagi harus menerima pil pahit, sebab usaha kafenya harus kembali tutup karena bangkrut lagi.

Berkat kerja kerasnya, kali ini usahanya tak sia-sia. Meski berjualan dengan gerobak, dagangan es coklat buatannya laris manis. Pada 2015, pria yang gemar pencak silat dan otomotif ini mencoba untuk membuka sebuah outlet dan tak disangka usahanya berkembang pesat hingga sekarang.

Chockles, demikian ia menamai usahanya, fokus membuat minuman es cokelat dengan rasa cokelat yang khas dan toping gula jawa merah di atasnya. Karena usahanya semakin menunjukkan perkembangan yang bagus, Rehan kemudian mulai melebarkan bisnisnya dengan memasarkan melalui outlet-outlet yang tersebar di berbagai kota.

Hingga saat ini sudah terdapat 12 cabang di Yogyakarta, 9 cabang di Semarang, 3 cabang Magelang, 2 cabang di Jakarta, 1 cabang Surabaya, dan 1 cabang di Malang.

Pria yang memiliki kiat terus berinovasi, pertajam feeling, jujur, sabar, dan amanah ini membuat dua jenis minuman yakni reguler dan premium. Menurut Rehan, perbedaannya terletak pada chockles premium yang memiliki rasa lebih nikmat, seperti ice cream cokelat yang dicairkan. Dsy7

 

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …