Dugaan Pungli Dana Hibah, LMR RI Sumenep akan Lakukan Investigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota LMR RI Komda Sumenep Amiruddin diruang kerjanya (SP/Ainur Rahman)
Anggota LMR RI Komda Sumenep Amiruddin diruang kerjanya (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Anggota LMR RI Komda Sumenep Amiruddin, mengatakan akan mengusut tuntas persoalan Dana Hibah Provinsi Jawa Timur anggaran tahun 2020 untuk lembaga pendidikan swasta yang berada dibawah naungan pondok pesantren. 

"Anggaran dana hibah provinsi tahun 2020, untuk Kabupaten Sumenep ini harus dalam pantauan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau pun media, karena anggaran dana tersebut kerap kali dijadikan bancakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab, selain itu juga kerap kali diduga ada pungutan liar,” katanya kepada Surabaya pagi, Kamis (29/07).

Menurut Mirud sapaan akrabnya, pihaknya telah mengantongi data valid tentang beberapa jumlah lembaga penerima bantuan dana hibah di Kabupaten Sumenep, dan data itu berdasarkan kepada Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) dana hibah provinsi di Kabupaten Sumenep pada tahun 2020. 

"Kita akan Investigasi terkait penerima bantuan Dana hibah dari provinsi untuk Kabupaten Sumenep, tahun anggaran 2020 yang diduga banyak yang fiktif, kalau pun ada pekerjaannya tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB) jelas ini mengarah ke pungli,"ungkapnya.

Kata dia, jika hasil investigasi nantinya ditemukan beberapa kecurangan dan fiktif tidak ada pekerjaannya, maka melalui lembaganya akan berkirim surat terkait laporan dan investigasinya langsung kepada Gubernur Jawa Timur. 

“Sebab, jika dibiarkan terus maka akan terjadi sebuah petaka besar bagi pengelola pendidikan, masih mending kalau pekerjaan fisiknya ada jika tidak, siapa yang dirugikan, sudah jelas lembaga pendidikannya karena telah dicatut nama lembaganya,” kilahnya.

Bahkan sambungnya, pihaknya mendapat  informasi adanya pihak terkait yang berperan di belakang layar untuk mendapatkan bantuan dana hibah. “Jika ini benar ada penumpang gelap dibalik layar, maka kita akan bongkar satu-satu orangnya jika nanti pekerjaannya terlihat fiktif dan tidak jelas,” tudingnya. 

Selain itu juga pihaknya, akan melakukan investigasi di Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep yang disinyalir kuat tidak ada lembaganya tapi tercatat sebagai penerima dana Hibah, kemudian ada lembaganya namun tumpang tindih.”Ada juga aroma pungli, jadi kita pelajari dulu sebelum investigasi baik dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) maupun jumlah penerima dana hibah lainnya,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…