Tetap Eksis Bisnis Tosan Aji hingga Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rafiq memegang salah satu tosan aji berupa keris miliknya. SP/ BLT
Rafiq memegang salah satu tosan aji berupa keris miliknya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas atau perajin tosan aji masih eksis di blitar. Salah satunya Rafiq Kamarogan yang merupakan Ketua Paguyuban Panji Patria dan kerap diminta sebagai mentor perajin dari daerah lain.

Selain karena memang piawai dalam mengolah tosan aji, juga salah satu inisiator berdirinya paguyuban pecinta dan pelestari tosan aji di tingkat nasional atau yang biasa disebut dengan senapati nusantara.

Selain itu, pengetahunnya tentang mengolah metal menjadi pusaka tak diragukan. Bahkan dia memiliki banyak anak didik karena sering diminta menjadi mentor untuk para perajin tosan aji. "Di bali itu, pemerintahnya memberikan pelatihan bagi para perajin atau pandai besi untuk membuat tosan  aji. Meski umurnya rata-rata sudah tua, mereka belajar dengan cepat karena dasarnya memang sudah menggeluti pandai besi," ujarnya.

Dia mengaku, senang memberikan bimbingan tersebut. Bukan karena honorariumnya. Namun, bagi Rafiq, hal ini bisa menjadi sarana pelestarian warisan kebudayaan nusantara. Sebab, diketahui juga ada beberapa negara yang juga memiliki ketertarikan terhadap seni tempa tosan aji.

Disisi lain, hal ini juga bisa menjadi sarana untuk memperluas pasar. Artinya, dari banyaknya anak didik tersebut, sekaligus melebarkan sayap untuk memperkuat jaringan. Meskipun kadang ada juga yang sedikit merepotkan. Misalnya dengan memintanya untuk membantu memenuhi pesanan.

Tosan aji menjadi ladang utama bagi rafiq. Bukan lagi sebagai hiburan atau aktivitas tambahan. Dia hidup dan mencukupi kebutuhannya dari tosan aji. Baik itu jual beli ataupun produksi.

Maklum saja, satu bilah keris buatannya mampu dijual hingga Rp 100 juta. Menurut dia, tidak mesti barang lawas itu memiliki nilai ekonomi tinggi. Begitu juga sebaliknya, produk anyar tidak juga selalu bernilai rendah. Itu tergantung seni dan kondisi barang.

"Selama ini yang kadang masih banyak salah kaprah itu disana, padahal produksi anyar dibentuk model lama juga bisa. Tapi bagi mereka yang sudah lama bergelut dengan tosan aji pasti paham," terangnya.

Yang kini sedikit mengganggunya, adalah kelangsungan keris atau tosan aji. Sebab, dia melihat gelagat beberapa negara yang mulai melirik keris sebagai salah satu warisan mereka. Meskipun UNESCO sudah mengakui keris sebagai warisan budaya Indonesia. "Kami sudah mengajukan Hari Keris Nasional, tapi belum juga mendapatkan respon positif," bebernya. Dsy6

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…