Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 akan Ditindak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi pengambilan jenazah covid-19 di Probolinggo yang videonya viral.
Aksi pengambilan jenazah covid-19 di Probolinggo yang videonya viral.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Puluhan warga Desa Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo merebut jenazah covid-19 saat pemakaman dengan prokes. Jenazah itu mereka ambil dari tangan petugas pemulasaraan.

Aksi ambil paksa  jenazah covid-19 itu terjadi pada Minggu (8/8) sore. Videonya kini beredar di media sosial.

Aksi tersebut mendapat perhatian Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari. Ia pun geram dan menyesalkan aksi tersebut. Pasalnya, aksi semacam itu dilakukan atas dasar tidak jelas.

“Sejak awal pandemi, Maret 2020 lalu hingga saat ini, saya berikan amanah pada rumah sakit. Harus sesuai dengan syariat agama, dipandu oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Itu sudah clear, tim benar-benar melaksanakan syariat itu, tapi kenapa masih terjadi? Saya berhak marah atas hal ini,” terang Bupati, di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Senin (9/8/2021).

Ia pun akan menindak tegas warga atas aksi tersebut.

"Dengan kasus ambil paksa  jenazah covid-19 yang kesekian kalinya terjadi, saya berhak marah dan meminta pihak berwajib untuk bertindak tegas. Karena kita bersusah payah memutus penyebaran COVID-19, malah masyarakat tidak tertib dan tidak patuh protokol kesehatan. Jadi sampai kapan pandemi COVID-19 bisa selesai, kalau caranya begini. Kan perbuatan ini tidak adil, pemerintah kerja keras agar segera selesai pandemi Corona, warganya tidak mau," ujar Tantriana, Senin (9/8/2021).

Sementara itu, Kaporles Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi menyebut, pihaknya juga mendengar insiden pembongkaran peti jenazah covid-19 itu.

“Sangat kami sayangkan. Karenanya segera kami usut pihak-pihak yang melanggar undang-undang protokol kesehatan itu dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Arsya.

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…