Gigit Medali Atlet, Wali Kota Nagoya Tuai Kontroversi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Nagoya Takashi Kawamura saat menggigit medali emas atlet Olimpiade Tokyo 2020. SP/ AP
Wali Kota Nagoya Takashi Kawamura saat menggigit medali emas atlet Olimpiade Tokyo 2020. SP/ AP

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Wali Kota Nagoya, Takashi Kawamura menuai kontroversi tajam lantaran dituduh melanggar protokol pencegahan Covid-19 dengan menurunkan masker dan menggigit medali atlet softball putri Miu Goto.

Goto meraih medali tersebut di Olimpiade Tokyo 2020 berkat kemenangan Jepang atas tim Amerika Serikat di final softball putri.

Insiden gigit medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini sontak memicu reaksi di media sosial. Peraih medali perak Olimpiade Tokyo dari cabor anggar Yuki Ota termasuk yang mengecam keras aksi Kawamura di Twitter.

"Selain dia tidak menghormati atletnya, medali itu sebenarnya dikalungkan sendiri oleh atlet dan rekan setimnya sebagai bentuk pencegahan. Maaf, saya tak paham," kata Ota.

Bahkan akibat ulahnya, kini banyak orang berkomentar, "medali bakteri" dan sempat trending di media sosial Jepang akibat insiden gigit medali ini. Sekitar 7 ribu laporan berisi protes kabarnya juga masuk ke balaikota Nagoya.

Bahkan Toyota, pemilik tim tempat Miu Goto bermain, ikut mengkritik tindakan wali kota Takashi Kawamura dengan menyatakan hal itu "tidak pantas" dan "amat disesalkan".

Pada prosesnya, Takashi Kawamura meminta maaf. "Aku lupa dengan posisiku sebagai Wali Kota Nagoya dan bertindak dengan tidak pantas," katanya, Jumat (13/8/2021).

Dia menyatakan akan membayar biaya penggantian medali emas, dengan panitia Olimpiade Tokyo juga mengummkan Goto bakal menerima medali baru. Pihak penyelenggara menerangkan mereka sudah mendapatkan izin dari Komite Olimpiade Internasional (IOC), yang akan menanggung biaya pembuatannya.

"Dengan dukungan dari International Olympic Committee dan sejalan dengan keinginan atlet bersangkutan, medali Ms Goto kini akan diganti dengan yang baru," sebutnya.

Menggigit medali biasanya merupakan hal lumrah dalam sebuah pertandingan, namun biasanya yang melakukannya para atlet. Panitia sendiri pada akhir Juli sempat menegaskan medali tidak boleh digigit oleh para pemenang di tengah menyebarnya Covid-19. Dsy14

Berita Terbaru

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Chery Pikap Double Cabin Diesel, Bisa Dipesan ke Australia

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chery sejatinya punya mobil pikap double cabin diesel berteknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV). Mobil itu makin dekat ke…

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Pulihkan Stabilitas Ekonomi, Bolivia Didanai IMF Rp 33,98 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bolivia mendapat akses pendanaan hingga SDR 1,369 miliar (US$ 1,9 miliar) atau sekitar Rp 33,98 triliun (asumsi kurs Rp 17.888). Dengan…

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition, Hanya Satu di Indonesia

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Plaza Auto Mega selaku agen pemegang merek Subaru di Indonesia resmi meluncurkan Subaru WRX STI Cherry Red Sport Edition di Tanah Air,…

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Tujuh Perusahaan Himpun Dana di BEI Rp 2,16 triliun

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:21 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga 2 Oktober 2026, baru tujuh perusahaan yang tercatat melantai di BEI melalui IPO saham. Berdasarkan data BEI, tujuh perusahaan…

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Peternak Ayam Broiler Semakin Terjepit

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:18 WIB

SURABAYAPAGI.com - Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengungkap saat ini harga ayam di kandang berkisar Rp 21.000-22.000/kilogram (kg). Sementara…

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

DUGAAN PERMUFAKATAN JAHAT JPU DI BANK ARTHA GRAHA GATE

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Senin, 05 Okt 2026 08:10 WIB

Sebagai Wartawan yang sedang melakukan tugas Jurnalisme Investigasi, Dr. Tatang Istiawan telah melaporkan JPU Kejari Surabaya ke Jaksa Agung RI melalui Jaksa…