Miliader Muda yang Dulunya Jualan Jepitan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sarah Keihl. SP/ JKT
Sarah Keihl. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nama selebgram Sarah Keihl disebut-sebut menjadi miliarder di usia 25 Tahun. Bisnis pertama yang dijalani oleh Sarah yakni saat ia kelas 3 SMA berjualan jepitan 'jedai'. Ia juga pernah menjual gelang Power Balance.

Dari bisnis awal itu, Sarah sudah mendapatkan banyak uang. Meski ia mengambil barang dari China, untunglah ada teman yang mengawasi barang-barang tersebut agar begitu sampai di tangan Sarah, barang jualannya masih bagus dan layak jual.

Di tengah banyaknya uang yang ia pegang, Sarah pun berpikir untuk berbisnis jangka panjang. Ia pun memulai bisnis permen kapas yang ia modifikasi menjadi sesuatu yang kekinian seperti dibentuk sedemikian rupa.

Setelah itu, Sarah pun menyewa tempat di Malang dan mengajak tukang penjual permen kapas untuk bekerja sama dengannya membuka kafe permen kapas bernama Cafe Cotton Inc.

Sarah Keihl tidak memakai memakai cara instant untuk tajir. Dia memulai bisnis dari berjualan aksesoris perempuan, seperti jepit badai atau jedai yang menghasilkan omset hingga puluhan juta di usia 18 tahun.

"Iya benar, jadi aku beli dari China ambil banyak, habis itu aku selling. Saat itu kepentok sama orang tua juga, akhirnya aku harus mikir biar hidup kan apa pun pasti naik turun ya. Jadi harus ada effort yang kita lakukan akhirnya ramai banget (jedai) jadi waktu itu se-Indonesia. Aku terima reseller," bebernya.

Sementara itu Sarh Keihl mengaku orang tuanya bukan tipe yang suka memanjakan anak-anaknya. Sehingga dia harus bekerja keras jika ingin mendapatkan sesuatu.

Bahkan saat sekolah, Sarah Keihl sempat menjajal menjadi master of ceremony (MC) yang dibayar sekitar Rp 500 ribu.

"Waktu aku sekolah aku sudah jadi MC atau lomba fashion show. Aku suka menang dapat uang Rp 500 ribu, lumayan buat uang jajan. Karena dari kecil Papaku selalu kasih tahu kalau mau apa pun usaha. Harus rangking satu baru dikasih hadiah. Pernah dua tahun aku nggak dapat sepatu, lalu aku sobekin sepatunya biar dibeliin," ungkapnya.

Saat itu Sarah Keihl juga sempat mencobaa peruntungan berbisnis kuliner, tapi dia justru merugi. Bahkan kerugian itu nominalnya mencapai ratusan juta.

"Waktu itu ratusan juta, waktu itu masih kuliah bukan ditipu tapi aku bangkrut. ada mi, ada fine dinning juga. Itu kan F&B flow-nya naik turun juga. Sudah benar-benar nggak bisa dipertahanin," imbuhnya.

Untuk saat ini Sarah mengaku punya beberapa bisnis mulai dari makanan hingga soal kecantikan. "Sekarang aku ada hair care, body care sama F & B (kuliner)," jelas Sarah Keihl. Dsy1

Berita Terbaru

Perkara Dugaan Perampasan Aset Berkedok Cessie di Sidoarjo, Disorot Bawas MA dan KY

Perkara Dugaan Perampasan Aset Berkedok Cessie di Sidoarjo, Disorot Bawas MA dan KY

Sabtu, 07 Nov 2026 17:30 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:30 WIB

SURABAYA PAGI, ​Sidoarjo — Sengketa hukum terkait dugaan perampasan aset (asset grabbing) properti Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 3179 di Desa Sidokare, Sido…

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…