Makan Ditempat Umum Tingkatkan Risiko Klaster Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas makan bersama dengan sanak saudara tanpa protokol kesehatan Covid-19. SP/ SBY
Aktivitas makan bersama dengan sanak saudara tanpa protokol kesehatan Covid-19. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berbagai aturan dan kegiatan dalam memberantas penyebaran Covid-19 selalu digalakkan. Salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan dine in di restoran dengan kapasitas maksimal 25% untuk daerah PPKM Level 4 dan 50% untuk PPKM Level 3.

Penelitian ini dilakukan pada 1-29 Juli 2020. Dalam penelitian ini CDC melibatkan 314 orang dewasa dengan gejala Covid-19. Sekitar setengah dari mereka (154) dinyatakan positif terkena virus.

Peserta ditanya tentang kemungkinan melakukan kontak sosial dalam dua minggu menjelang tes mereka dan seberapa baik mereka mengikuti langkah-langkah jarak sosial.

Seperti  apakah mereka baru-baru ini makan di restoran, bekerja di kantor, pergi berbelanja, pergi ke gym, menghadiri upacara keagamaan, atau sering menggunakan transportasi umum.

Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Senin (2/8/2021), makan bersama di tempat umum membawa risiko penularan Covid-19 yang sangat tinggi. Pasalnya, saat makan bersama kita pasti akan melepas masker.

Selain itu, banyak masyarakat juga terkadang lupa menerapkan jaga jarak saat makan bersama. Terlebih sebagian orang menganggap makan bersama dengan teman, keluarga, atau kerabat merupakan aktivitas yang aman. Hal-hal inilah yang juga menambah risiko penularan virus.

Makan bersama tentu identik dengan acara ngobrol. Padahal, aktivitas ini dapat menyebabkan droplet bertebaran di sekitar kita. Jika terdapat orang yang positif Covid-19 tanpa gejala, ini tentu akan mempermudah virus menyebar dan penularan Covid-19 dapat terjadi.

Oleh karena itu, agar lebih aman, pastikan selalu jaga jarak dengan orang lain dan tidak mengobrol saat makan. Jika ada makanan yang dikonsumsi bersama, gunakan alat makan terpisah khusus untuk mengambil makanan.

Dari penelitian yang dilakukan CDC, mereka menghimbau bahwa tempat makan dan minum di tempat atau dine-in mungkin merupakan faktor risiko penting yang terkait dengan infeksi Covid-19. Maka dari itu diperlukan aturan ketat mulai dari penggunaan masker dan protokol jaga jarak demi melindungi pelanggan, karyawan, dan komunitas. Dsy3

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…