Bisnis Tanaman Hias yang Meroket di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ike Nursila Puspitasari saat merawat tanaman budidayanya. SP/ TLG
Ike Nursila Puspitasari saat merawat tanaman budidayanya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Musim pandemi dan PPKM Darurat membuat semua masyarakat harus berdiam diri di rumah. Namun kebanyakan memanfaatkan hobinya agar tidak bosan, salah satunya tanaman hias jenis philodendron gloriosum kian populer dan jadi buruan karena memiliki daun berbentuk hati dan dapat menciptakan suasana rumah lebih asri dan sejuk.

Salah satu pembudidaya tanaman tersebut adalah Ike Nursila Puspitasari yang memilih budidaya  philodendron gloriosum karena bentuk daunnya unik. Dedaunan beludru hijau berbentuk hati dengan urat putih terlihat mencolok yang begitu hidup.

Selain itu, tanaman ini sangat cocok bagi yang ingin hunian tampak lebih asri. Karakteristik daun berwarna hijau menantang, memberikan kesan menyegarkan ruangan sehingga tampak lebih sejuk. "Tanaman hias ini banyak dicari karena perawatannya mudah," ucapnya.

Tanaman tersebut dapat diletakkan di indoor atau outdoor. Disarankan diletakkan di tempat yang bisa mendapatkan banyak sinar matahari terang, tapi tidak langsung. Misalnya diletakkan dekat jendela atau di mana pun yang bisa membuat tanaman ini dapat menikmati matahari tanpa terkena terlalu banyak cahaya. Sebab, terpaan sinar matahari langsung dapat membuat daunnya gosong terbakar.

Selain itu, philodendron ini juga tak masalah di ruangan sedikit lembap. Sangat disarankan untuk rutin menyiramnya setiap hari apabila diletakkan di-outdoor. Sedangkan di-indoor, bisa dilakukan penyiraman 4 hari sekali.

"Media tanam pun sangat berpengaruh untuk pertumbuhannya. Namun sebaiknya menggunakan media tanam porous. Itu untuk mencegah bonggol busuk," tuturnya.

Agar daun ini cepat tambah, wanita berusia 25 tahun ini mengatakan, bisa mengoptimalkan pertumbuhan tanaman hias itu dengan memberikan pupuk daun rutin dua minggu sekali. "Cahaya, pupuk, suhu, dan penyiraman memang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman kita," tandasnya.

Sementara itu, salah satu pecinta tanaman hias, Masruroh mengatakan, tanaman hias daun jenis philodendron gloriosum ini disukainya karena bentuk daunnya yang unik dan urat daun yang terlihat begitu hidup. Jadi memberikan kesan rumah asri dan sejuk.

"Memperbanyaknya juga mudah. Dengan memotong bagian yang dipilih, menyisakan setidaknya tiga daun yang sehat pada tanaman induk," jelasnya. Dsy5

Berita Terbaru

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras yang disertai angin kencang baru saja mengakibatkan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mlideg,…

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini viral di berbagai daerah, tak terkecuali di Lamongan, Jawa Timur, dimana harga plastik di pasar tradisional melonjak…

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat telah berkomitmen mendongkrak pembayaran Pajak…