Pasien Covid-19 di RSLI Didominasi Pekerja Migran Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien covid-19 di RSLI yang dinyatakan sembuh oleh DPJP. SP/Semmy Mantolas
Pasien covid-19 di RSLI yang dinyatakan sembuh oleh DPJP. SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selama seminggu terakhir terjadi angka penurunan pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura khususnya pasien lokal Surabaya.

Ketua relawan pendamping Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Indrapura (PPKPC-RSLI) Radian Jadid menyampaikan, penurunan tersebut mencapai hingga angka 40 persen.

Sebelumnya kata Jadid, pasien lokal baik Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya selalu berada di angka lebih dari 100 pasien. Namun hingga hari ini, jumlah pasien lokal hanya sekitar 76 orang dari total 198 orang.

"Pasien lokal atau umum turun banyak," kata Radian Jadid kepada Surabaya Pagi, Minggu (15/08/2021).

Musabab penurunan tersebut kata Jadi, diduga karena adanya penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama sebulan terakhir. Hingga kini, pasien yang mendominasi di RSLI berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan jumlah 176 orang.

"PMI naik 70 persen, untuk lokal turun, bisa jadi hasil PPKM atau serangan virus sudah mencapai puncaknya," jelasnya.

Menariknya dari 176 orang yang dirawat, mayoritas adalah pasien laki-laki dengan jumlah 119 orang. Sementara untuk perempuan hanya sekitar 79 orang. Secara akumulasi, jumlah pasien yang telah dirawat di RSLI hingga kini mencapai 9851 orang.

"Pasien inden ada 24 orang […] laki-laki sebanyak 14 orang dan perempuan 10 orang," akunya.

Lebih lanjut Jadid sampaikan, hari ini kurang lebih sebanyak 28 orang yang dinyatakan sembuh oleh dokter penanggung jawab pasien (DPJP) dan diperbolehkan pulang ke rumah. 

Kendati telah dinyatakan sembuh, ia sampaikan, para penyintas tersebut tetap menjalani isolasi mandiri 3-5 hari guna memastikan kondisinya benar-benar baik serta tidak ada gejala susulan yang muncul serta kondisi tubuh mengalami pemulihan. 

Selama menjalani isolasi mandiri tambahan tersebut, para penyintas ini akan dimonitoring oleh PKM dan Dinkes setempat serta mendapatkan dampingan dari Relawan Pendamping PPKPC-RSLI untuk membantu mengatasi permasalahan non-medis pasca pemulangan.

"Jadi mereka benar-benar kita pantau dan kita pastikan bahwa kondisi mereka aman dan diterima oleh masyarakat. Karena selama ini, banyak penyintas yang mendapatkan diskriminasi oleh masyarakat," pungkasnya. sem

 

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…