Dokter Penyembuh Ratusan Pasien Covid-19 di Malang, Daftar Relawan VakNus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr. Yosephine Pratiwi, penemu terapi uap bagi pasien Covid-19, ingin mendaftar relawan Vaksin Nusantara. Sp/ml
dr. Yosephine Pratiwi, penemu terapi uap bagi pasien Covid-19, ingin mendaftar relawan Vaksin Nusantara. Sp/ml

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang- Seorang dokter asal Malang yang berhasil menyembuhkan ratusan pasien Covid-19 di Malang mendaftar jadi relawan vaksin nusantara (vakNus).

dr. Yosephine Pratiwi, berpendapat bahwa VakNus sangat sesuai dijadikan antibodi dalam tubuh untuk mencegah penularan Covid-19. Bahkan ia juga tidak segan untuk mengatakan kagum dengan vaksin tersebut beserta orang yang membesut VakNus, yakni Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI), dr. Terawan Agus Putranto.

Keyakinan wanita yang akrab disapa Dokter Tiwi tersebut, karena VakNus menggunakan sel dendritik.

Dimana menurutnya, secara umum ia menjelaskan bahwa sel dendritik ini memiliki peranan penting untuk menciptakan antibodi dalam tubuh.

"Karena dia menggunakan sel dendritik. Dimana itu bagian dari Monosit. Jadi kalau misalnya ada orang yang terpapar jenis varian apapun, yang paling berperan adalah itu (sel dendritik)," ujar wanita kelahiran, Jombang Minggu kemarin (15/8/2021).

Bukan sekedar kagum kepada VakNus dan Dr Terawan, namun dirinya juga mengaku siap untuk menjadi relawan terkait VakNus. Selain itu, jika memang vaksin tersebut sudah beredar di pasaran, dirinya juga siap untuk merogoh kocek pribadi untuk membeli vaksin tersebut.

"Saya siap menjadi relawannya, dan pasien-pasien saya yang fanatik dan benar-benar dekat dengan saya, beserta keluarga saya siap beli dan siap bayar, kalau vaksin itu ada di Malang. Jadi saya beserta keluarga saya juga mau kalau ada yang menyediakan," tegasnya.

Nenurut dr. Tiwi, VakNus bersifat lebih individual. Sehingga dinilai sangat cocok untuk digunakan banyak orang. Sebab ia menyebut bahwa dalam penggunaan VakNus juga tetap memanfaatkan sel darah setiap orangnya masing-masing.

"Jadi ini sel darahnya kan juga pakai sel darahnya sendiri. Jadi masing-masing orang itu punya vaksinnya sendiri-sendiri di dalam tubuhnya. Dari si A dan si C itu beda, dan gak bisa disamakan," terangnya.

Ia mengakui, VakNus yang bersifat individual ini artinya adalah tidak bisa setiap orang menerima vaksin yang sama antara satu orang dengan orang lainnya. Yakni dengan menggunakan darah masing-masing orang. Dirinya juga beranggapan bahwa vaksin dengan mekanisme penggunaan seperti itu, baru ada di Indonesia.

"Individual itu kan enggak langsung semua divaksin sama. Jadi kan kita gunakan darah kita sendiri. Darah si A diambilkan dari A, darah si B diambilkan dari B. Lalu setelah diambil dimasukkan ke alat, diproses selama kurang lebih tiga hari, lalu dimasukkan ke tubuh kita lagi. Itu yang membuat saya berpikir bahwa vaksin ini bagus. Bahkan ini juga belum ada di dunia. Dan ini aman," pungkasnya. rmc

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…