Dindik Bersiap Terapkan PTM Usai Berakhirnya PPKM Level di Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy Agus Susanti
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto bersiap menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menyusul berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dalam situasi Pandemi Covid-19.

Pembelajaran metode tatap muka di sekolah itu dapat diterapkan jika memenuhi persyaratan-persyaratan dan penurunan status PPKM level 4 di Kota Mojokerto.

Kadindik Kota Mojokerto, Amin Wachid menjelaskan pihaknya telah mempertimbangkan terkait menerapkan PTM di sekolah sehingga dapat dimulai setelah berakhirnya masa perpanjangan PPKM level 4 ini.

"Jadi pembelajaran PTM di sekolah akan kembali bisa diterapkan jika sudah zona oranye dan zona hijau atau PPKM level 2," ungkapnya, Rabu (18/7/2021).

Amin mengatakan adapun persyaratan PTM di sekolah juga memperhatikan kondisi Epidemiologis di daerah masing-masing terutama di wilayah Kota Mojokerto yang kini masih dalam level 4. Dia menyebut ada empat persyaratan utama yang harus dipenuhi untuk penerapan PTM di sekolah dalam situasi Pandemi Covid-19.

"Ada empat persyaratan utama bisa dimulainya PTM di sekolah yakni kondisi Epidemiologis, pemenuhan daftar periksa Prokes sekolah yang diunduh di Dapodik dan terverifikasi oleh KemendikbudRistek. Izin tertulis Kepala Daerah dan persetujuan tertulis orang tua/ wali murid," bebernya.

Menurut Amin, jika seluruh persyaratan itu terpenuhi maka dia akan mengintruksikan  kepada seluruh Kepala Sekolah untuk segera melakukan persiapan dan memulai pembelajaran PTM di kelas.

Terpenting, prioritas pembelajaran PTM akan diterapkan di sekolah SMPN setelah itu disusul sekolah dasar. Apalagi, vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi pelajar terutama siswa SMPN di Kota Mojokerto masih berjalan dan hampir selesai.

"Rencana PTM di sekolah SMP terlebih dahulu disusul sekolah SD dan terkait realisasinya kita masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Se Surabaya yang berlangsung Sabtu (3/10). Kegiatan ini m…

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petro Graha Medika (PGM) terus memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus merespons perkembangan dunia medis yang semakin d…

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui Project HDDAP (Horticulture Development in Dryland Areas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan…

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan…

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengusulkan kenaikan besaran santunan kematian bagi warga Kota Madiun dari sebelumnya Rp1 juta…

Atasi Permasalahan Banjir, Pemkab Kediri Bakal Perbaiki Jembatan Cerme

Atasi Permasalahan Banjir, Pemkab Kediri Bakal Perbaiki Jembatan Cerme

Minggu, 04 Okt 2026 11:20 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya mengatasi banjir yang selama ini meresahkan warga ketika hujan turun deras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri,…