Wali Kota Eri Tinjau Hari Pertama PTM Terbatas di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo, saat meninjau pelaksanaan tatap muka di SMPK YBPK Surabaya. SP/LEN/PEMKOT SURABAYA
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo, saat meninjau pelaksanaan tatap muka di SMPK YBPK Surabaya. SP/LEN/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Surabaya mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (6/6/2021). PTM pertama sejak libur akibat pandemi ini digelar terbatas dengan protokol kesehatan ketat. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, meninjau hari pertama pelaksanaan  PTM terbatas di sejumlah sekolah, Senin pagi (6/9/2021).

Salah satunya, dengan mengendarai sepeda motor, Eri Cahyadi meninjau di SMPK YBPK, Jalan Luntas Nomor 33, Kecamatan Tambaksari.

Setibanya di halaman sekolah, mantan kepala Bappeko tersebut menyapa langsung siswa siswi kelas 9, baik yang mengikuti pembelajaran luring maupun pembelajaran daring.

Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota Eri Cahyadi, juga memberikan motivasi semangat tetap belajar kepada para murid agar menjadi pemimpin di masa depan. Para siswa tampak antusias mengutarakan perasaannya saat melaksanakan PTM terbatas.

Kepala Sekolah SMPK YBPK, Erwin Darmogo, mengatakan, ada 8 siswa kelas 9 yang masuk dalam PTM terbatas dengan satu sesi sebanyak dua mata pelajaran sementara sisanya masih pembelajaran daring. 

"Ini dari pukul 8 hingga pukul 10 pagi. Sisanya akan bergantian. Ada 16 siswa 8 daring dan 8 lainnya luring. Yang tidak diizinkan PTM masih daring," ujarnya.

Imbuhnya menjelaskan, "Ada orang tua yang tidak mengizinkan sisanya pembelajaran daring. Ada 15 orang tua belum mengizinkan tatap muka karena melihat situasi dan kondisi. Tapi bagi kami tidak masalah karena bisa dilihat melalui tayangan video ulasan online sekolah." 

Erwin berpesan, jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan (prokes) agar tidak muncul klaster baru.

Ia menyambut kebijakan itu penuh dengan suka cita. Sehingga dirinya berharap pelaksanaan PTM bisa lancar seterusnya.

"Mari kita sukseskan PTM. Jangan terlalu euforia sampai mengabaikan protokol kesehatan. Kita tetap menyambut dengan sukacita kebijakan ini, namun tetap melaksanakan dengan ketat protokol kesehatan agar PTM bisa berlangsung dengan lancar dan seterusnya," ucapnya.

"Kami tidak berharap nanti kalau ada yang abai prokes lalu timbul klaster baru, kami tidak ingin itu terjadi. Kami perlu kerja sama antara seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah orang tua, sekolah untuk mensukseskan PTM terbatas ini," pungkasnya.

Dihari pertama PTM terbatas peninjauan dilakukan dari SMP 17 Agustus, lalu di SDN Airlangga I, SMP Kristen YBPK 1, SDN Kaliasin 1, dan juga SMP Negeri 6.sb3/na

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…