SMA dan SMK di Tulungagung Mulai Gelar PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan PTM di salah satu SMA di Tulungagung.
Pelaksanaan PTM di salah satu SMA di Tulungagung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Status PPKM turun ke level 3 Sejumlah SMA dan SMK di Tulungagung mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Salah satu sekolah yang menerapkan PTM adalah SMAN I Kedungwaru. Tiga jenjang kelas mulai masuk dengan sistem ganjil genap.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN I Kedungwaru, Eko Boedi Takarijanto mengatakan, dalam PTM terbatas tersebut, jumlah siswa yang masuk dibatasi maksimal 50 persen.

"Siswa dalam satu kelas itu ada 36 anak, tapi yang masuk hanya separuhnya atau 18 siswa. Senin dan Selasa untuk siswa berabsen ganjil, sedangkan Rabu, Kamis untuk absen genap," kata Eko, Senin (6/9/2021).

Sedangkan hari Jumat seluruh siswa mengikuti pembelajaran dengan sistem jarak jauh. Ia mengaku PTM terbatas tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tak hanya itu, durasi pembelajaran pada masa PTM terbatas dilakukan pembatasan maksimal selama empat jam dalam satu hari. Mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB. "Jadi, tanpa istirahat," jelasnya.

PTM terbatas dilakukan berpedoman pada sejumlah faktor. Diantaranya status PPKM di Tulungagung yang telah turun ke level 3, Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), serta izin dari Satgas COVID-19 Tulungagung.

Dikonfirmasi terkait PTM terbatas, salah seorang siswa, Ardiansyah mengaku gembira. Sebab bisa kembali bertemu dengan siswa lain dan mengikuti pelajaran langsung bersama guru.

"Harapannya ke depan diteruskan PTM ini, semoga kasus COVID-19 tidak naik lagi. Karena kalau PPJ saya agak kesulitan, kadang kurang paham dengan penjelasan guru," kata Ardiansyah. 

 

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…