Petani Jatim Keluhkan Turunnya Harga Cabai Rawit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harga cabai rawit di pasaran Jawa Timur saat ini terus mengalami penurunan.SP/IST
Harga cabai rawit di pasaran Jawa Timur saat ini terus mengalami penurunan.SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Harga cabai rawit di pasaran Jawa Timur saat ini terus mengalami penurunan. Beberapa faktor menjadi penyebab terjadinya hal ini,  selain hasil produksi yang melimpah, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga berdampak pada turunnya harga cabai.

Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim Nanang Triatmoko menjelaskan harga cabai rawit sempat pada kisaran Rp 6000 hingga Rp 7000 per kilogram di tingkat petani. "Kalau saat ini sudah Rp 9000 per kilogram. Naik tapi sedikit sekali," ujarnya, Selasa (7/9).

Nanang mengungkapkan beberapa daerah yang berada pada musim panen cabai rawit di Jatim. Di antaranya adalah Madura dan Banyuwangi. Adapun, untuk puncak musim panen diperkirakan terjadi pada Oktober 2021.

"Harapan kami PPKM ini segera dibuka. Karena selama PPKM serapannya hanya 50 persen. Ini disebabkan karena banyak Hotel, Restoran dan Kafe (Horeka) banyak yang tutup, bahkan PKL juga. Kalau ini terus berlangsung, maka bisa dipastikan harga cabai rawit pada puncak panen semakin anjlok," ujarnya.

Harga rata-rata cabai rawit di Jatim berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) adalah Rp 15.851.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, produksi cabai rawit pada September diperkirakan mencapai 33.736 ton. Kemudian  pada Oktober mencapai 22.447 ton.

"Secara umum hingga akhir Desember produksi cabai rawit selama setahun mencapai 426.571 ton dengan konsumsi untuk pangan setahun  66.958 ton. Maka neraca pada tahun 2021 surplus  359.613 ton," ujarnya.

Hadi melanjutkan, untuk produksi cabai besar pada September diperkirakan mencapai 9.039 ton. Kemudian pada Oktober diperkirakan mencapau 7.189 ton. Secara umum, kata dia, hingga akhir Desember produksi cabai besar selama setahun mencapai 96.914 ton dengan konsumsi untuk pangan setahun  64.883 ton.

"Artinya neraca pada tahun 2021 surplus 32.031 ton. Kalau terkait harga yang turun kemungkinan karena hasil produksi yang meningkat," kata dia.sb5/na

Berita Terbaru

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …