Harga Cabai Capai Rp 70 Ribu per Kg, Petani di Jombang Kegirangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani cabai di wilayah Jombang, Jawa Timur. SP/ SMP
Ilustrasi. Petani cabai di wilayah Jombang, Jawa Timur. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Harga komoditas cabai di pasaran masih melejit dan pedas, Salah satunya di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Para petani kegirangan, pasalnya di musim panen serentak kali ini harga cabai mencapai Rp 70 ribu per kilogram (Kg).

Bukan tanpa alasan, melejitnya komoditas tersebut akibat cuaca yang tak menentu membuat cabai yang sudah siap panen, berubah menjadi busuk akibat guyuran air hujan, sehingga memicu banyak yang mengalami gagal panen. Kondisi itu terjadi sejak Juli lalu. 

“Banyak tanaman yang sudah layu bahkan mengering. Kena dampak cuaca tak menentu. Ada juga yang dimakan lalat buah,” jelas Mustaji, salah satu petani cabai, Minggu (04/08/2024).

Sementara itu, petani cabai lain, Lutfi (43) mampu meraup untung usai memanen 400 batang cabai di lahan seluas 100 meter persegi. Dalam sekali panen, lahan tersebut menghasilkan cabai 40-60 kilogram. Sedangkan Harga cabai tersebut Rp 70 per kilogram di petani. Sedangkan cabai yang masih hijau harganya Rp 25 ribu per kilogram.

“Biaya yang saya keluarkan untuk menanam dan merawat cabai ini kisaran Rp 1,5 juta. Hitungannya, mulai tanam hingga panen. Dua Minggu sekali diberikan pengairan karena musim kemarau,” jelasnya.

Namun demikian, setiap habis dipanen, lahan tersebut harus disemprot guna antisipasi serangan hama. Lutfi juga berharap, cuaca terus membaik sehingga hasil panen cabai dan Harga juga tetap stabil. 

“Alhamdulillah, sejak sepekan ini Harga cabai mengalami kenaikan. Semoga saja tidak ada serangan hama. Sehingga hasil panen tetap melimpah,” tambah Lutfi. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Ditemukan 4 Titik Kebakaran, Karhutla TNBTS Meluas Hingga Kawasan Malang

Ditemukan 4 Titik Kebakaran, Karhutla TNBTS Meluas Hingga Kawasan Malang

Kamis, 03 Sep 2026 12:41 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti temuan 4 titik kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di wilayah Kabupaten Lumajang yang…

Fenomena Karhutla Hanguskan 10 Hektare Hutan Perhutani di Bungkal Ponorogo

Fenomena Karhutla Hanguskan 10 Hektare Hutan Perhutani di Bungkal Ponorogo

Kamis, 03 Sep 2026 12:39 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Maraknya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menerjang kawasan hutan milik Perhutani di Petak 128, Kecamatan…

Waduk Bendo Ponorogo Mengering, Warga Mulai Tanami Jagung dan Kacang

Waduk Bendo Ponorogo Mengering, Warga Mulai Tanami Jagung dan Kacang

Kamis, 03 Sep 2026 12:33 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena surutnya air di kawasan hulu Waduk Bendo, sisi Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Ponorogo, membawa perubahan bagi…

Jempol Dua, IMM Kota Mojokerto Tertinggi se Jawa Timur dan 3 Besar Nasional

Jempol Dua, IMM Kota Mojokerto Tertinggi se Jawa Timur dan 3 Besar Nasional

Kamis, 03 Sep 2026 11:48 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto mencatat capaian tinggi dalam pembangunan modal manusia. Berdasarkan data Indeks Modal Manusia (IMM) 2025…

Dukung Pelaksanaan LSDP, Pemkab Pamekasan Siapkan Anggaran Rp107 Miliar

Dukung Pelaksanaan LSDP, Pemkab Pamekasan Siapkan Anggaran Rp107 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 11:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mendukung pelaksanaan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),…

Permudah Akses Jalan Aman dan Nyaman, Pemkot Surabaya Relokasikan 43 Pedagang 

Permudah Akses Jalan Aman dan Nyaman, Pemkot Surabaya Relokasikan 43 Pedagang 

Kamis, 03 Sep 2026 11:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk membuka akses jalan putar balik (u-turn) baru yang lebih aman bagi pengguna jalan, Pemerintah Kota (Pemkot)…