Harga Cabai di Trenggalek Naik, Diskomidag Berikan Bantuan Subsidi per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pedagang cabai di Pasar Basah Trenggalek, Jawa Timur saat melayani pembeli. SP/ TRG
Ilustrasi. Salah satu pedagang cabai di Pasar Basah Trenggalek, Jawa Timur saat melayani pembeli. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Wilayah Trenggalek, Jawa Timur rata dilanda musim hujan dengan intensitas tinggi. Tentu saja hal itu berdampak pada para petani dan ibu rumah tangga. Pasalnya, di musim ini membuat beberapa komoditas dapur yang rusak dan membusuk sehingga harganya pun ikut melonjak tinggi. Khususnya komoditas cabai.

Tak ayal situasi tersebut membuat pedagang pasar beradaptasi dengan ketidakpastian. Disisi lain, pemerintah kabupaten (pemkab) mengambil langkah untuk menstabilkan pasar.

Diketahui, harga cabai merah ejak hari Minggu (15/12/2024) kemarin, tembus sekitar Rp 48 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting Rp 36 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal untuk cabai rawit biasanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram. Itu terjadi saat panen raya.

Sejumlah pedagang tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan. Namun mereka menduga lonjakan harga tersebut lantaran curah hujan tinggi, yang mempercepat pembusukan cabai, sehingga mengurangi stok di pasar. 

Tak hanya cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga, dari Rp 23 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. “Kenaikan ini jika dibanding tahun sebelumnya bagi kami masih wajar, meski tentu terasa bagi pembeli,” ungkap Siti Fatimah, salah seorang pedagang di pasar basah Trenggalek, Minggu (22/12/2024).

Menindaklanjuti permasalah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomidag) Trenggalek mengambil langkah berupa subsidi harga sebesar Rp 6 ribu per kilogram untuk menstabilkan harga cabai rawit tersebut.

“Subsidi ini kami berikan langsung kepada pedagang setiap hari untuk menjaga stabilitas harga,” jelas Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran.

Selain itu, pemkab juga menggelar operasi pasar murah di beberapa kecamatan, termasuk Dongko, Kampak, Bendungan, dan Tugu. Operasi serupa akan berlanjut di Kecamatan Suruh dan Pule. Tujuannya untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti cabai rawit di pasaran.

"Kami harap subsidi ini membantu masyarakat, dan ASN pun ikut berkontribusi melalui iuran Korpri untuk membantu stabilitas ini,” jelas Saniran. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…