ANALISA BERITA

Pakar: Kuliner Indonesia Harus Dititikberatkan ke Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar kuliner dan chef senior, Yongki Gunawan
Pakar kuliner dan chef senior, Yongki Gunawan

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kuliner Indonesia, baik dalam bentuk makanan maupun minuman, saya nilai harus lebih banyak dititikberatkan ke jenis pangan lokal.

Tujuannya, agar selaras dan dapat terwujud dengan tujuan dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) seutuhnya.

Mengingat bahwa di sejumlah negara di Asia, seperti Korea dan Thailand, kurikulum masakan yang diajarkan lebih banyak ke hidangan lokal mereka.

Kalau di Indonesia kebalikannya, 60-70 persen yang diajarkan masakan barat.

Bila terus dibiarkan seperti itu, maka generasi Nusantara mendatang hanya akan lebih mengenal masakan terkait Jepang, Korea, dan menu dari negara-negara barat.

Sejak sekitar 15 tahun yang lalu, saya milih tidak mau berkiblat ke dunia barat, tetapi lebih memilih masuk ke kampung-kampung di daerah Indonesia untuk belajar masak.

Selain itu, dalam melatih kuliner ke berbagai generasi muda, saya kerap menasihati untuk jangan selalu membuat menu masakan dari barat, karena masakan dari Indonesia umurnya relatif sangat panjang, dibanding masakan negara lain yang cenderung bergantung kepada tren.

Saya juga ingatkan bahwa banyak orang yang berumur panjang di Indonesia lebih banyak diet masakannnya adalah hidangan tradisional masakan Indonesia.

Begitu pula di Indonesia, yang karena pulaunya sangat banyak, sehingga memiliki banyak potensi perikanan di berbagai daerah di Tanah Air. Ikan di Indonesia sangat amat banyak melimpah, apalagi Indonesia bagian timur. Contohnya saja, bila ingin ikan cakalang, maka tinggal pesan dan besok sudah sampai.

(Pakar kuliner dan chef senior, Yongki Gunawan, dalam bincang Festival Pasar Laut Indonesia, bagian dari rangkaian acara Gernas BBI, secara daring  pada Rabu (8/9))

Berita Terbaru

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…