Kini Dibangun RS Internasional di Sanur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Erick Thohir
Erick Thohir

i

Cegah Dana Berobat ke Luar Negeri Rp 46 Triliun, per Tahun

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir bersiap membangun rumah sakit (RS) bertaraf Internasional di Sanur, Bali. Nantinya pemerintah bakal menggandeng institusi medis nirlaba atau kelompok riset medis dunia, Mayo Klinik sebagai penasehat (advisor).

Rumah Sakit ini disiapkan untuk menjadi one stop health services bertaraf internasional yang akan dibangun di Sanur, Bali. Tujuannya ya itu tadi, masyarakat Indonesia tak lagi memilih berobat ke luar negeri. Sekaligus bisa plesiran ke Bali usai berobat.

"Apalagi kita sudah bersiap membangun RS internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali di Sanur dan kita mendapat kepercayaan nanti Mayo Klinik sebagai advisor-nya. Ini secara perlahan kita bangun RS yang kelas dunia," ujar Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Dalam hitungan pemerintah, nominal belanja orang Indonesia ketika berobat ke luar negeri mencapai Rp Rp46 triliun, pertahun.

 

Kekuatan Baru Indonesia

Alasan pemerintah menggandeng Mayo Klinik guna mewujudkan kesehatan sebagai kekuatan baru di Indonesia. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi pergi ke luar negeri untuk memperoleh pengobatan medis dengan basis teknologi yang mumpuni. "Kita juga menekan para masyarakat Indonesia yang berobat di luar negeri, sekarang gak usah jauh-jauh, kita ke Bali aja berobat," kata Menteri Erick, dikutip dari sindonews.com.

Menteri Erick memastikan, Indonesia punya ekosistem yang kuat dengan mengundang rumah sakit-rumah sakit internasional untuk membuka kerjasama di bidang kesehatan.

Keberadaan RS satu pintu bertaraf dunia pun menjadi bagian dari upaya Kementerian BUMN membentuk Holding RS BUMN. Dengan kekuatan fasilitas tersebut dan usai holding diresmikan, pemegang saham berencana akan membawa sejumlah perusahaan yang menjadi anggota holding untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia.

Sedang PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) atau IHC selaku induk holding dan membawahi 34 anggota RS BUMN yang dikelola oleh 18 Rumah Sakit BUMN.

Selain rumah sakit, juga industri obat dan alat kesehatan (alkes) di Indonesia yang sampai kini belum mandiri. “Masih banyak bahan baku atau alkes yang harus diimpor. Tahun 2014, misalnya, impor alkes mencapai US$750 juta. Sedangkan bahan baku farmasi senilai US$1,3 miliar diimpor dari China dan India,” ingat Erick.

Jadi, potensi bisnis kesehatan di Indonesia benar-benar gurih, Sangat tepat kalau Menteri Erick fokus di sektor ini. Agar warga Indonesia tak perlu capek-capek ke luar negeri, sekaligus bisa menekan harga.

 

Wisata Medis Singapura

Menurut siaran pers Go.Care, September 2021 lalu, Singapura dikenal sebagai salah satu negara tujuan wisata medis yang memiliki pelayanan kesehatan berkualitas dan modern. Sejumlah ahli medis di Singapura selalu berusaha memperbarui metode kesehatannya. Hal ini membantu mereka agar dapat menyaingi India dan Thailand dalam industri wisata medis. Misalnya, Singapura terus mengembangkan metode pengobatan penyakit kanker yang tidak tersedia di negara lain.

Memang jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya di Asia, seperti Malaysia, Thailand, dan India, biaya pengobatan di Singapura cenderung sedikit lebih mahal. Untuk prosedur pembedahan, misalnya, biaya di Singapura relatif lebih mahal dibandingkan Malaysia dan Thailand. Namun, jika dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, seperti Amerika Serikat atau negara-negara di Eropa, Singapura tergolong sebagai negara dengan biaya pengobatan yang terjangkau.

World Health Organization (WHO) menempatkan Singapura di posisi ke-6 di dunia untuk kategori sistem pelayanan kesehatan terbaik selama beberapa tahun berturut-turut. Singapura berhasil melampaui negara-negara lainnya, seperti Austria (posisi ke-9), Jerman (posisi ke-25), dan Israel (posisi ke-28).

Dubes RI untuk Malaysia Hermono mengatakan, kebanyakan warga Indonesia yang berobat ke Malaysia berasal dari Medan. Mereka kebanyakan berobat ke Pulau Pinang dan Malaka, Malaysia, lantaran jaraknya lebih dekat. n ant, rtr, jk

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…