Kejari Probolinggo Didemo Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga bersama pegiat anti korupsi Probolinggo berdemo di depan Kejari Probolinggo
Warga bersama pegiat anti korupsi Probolinggo berdemo di depan Kejari Probolinggo

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Kejari Probolinggo didemo sejumlah warga pada Senin (20/9) siang. Warga bersama pegiat anti korupsi Probolinggo berdemo menuntut transaparansi kasus korupsi yang sedang ditangani kajar.

Mereka beranggapan kajari tak kunjung menangani kasus korupsi yang dilaporkan.

Kasus besar korupsi yang sudah dilaporkan adalah kasus korupsi proyek Pemeliharaan Perbaikan Jalan Provinsi (PRIM) yang anggarannya dari dana hibah yang diberikan oleh Australia untuk proyek perbaikan jalan menuju puncak wisata Gunung Bromo. Dalam kasus ini kerugian negara diperkirakan sebanyak Rp 2 miliar.

Satu lagi kasus yang dilaporkan adalah kasus proyek pipanisasi PDAM yang diduga melibatkan pejabat Pemkab, Bupati Probolinggo dan suaminya. Kasus ini dianggap merugikan negara karena proyek kasus ini tak jalan.

Korlap aksi, Syamsudin, meminta para jaksa jangan mau diintervensi pihak manapun dalam penanganan kasus korupsi. Syamsudin meminta jaksa berlaku profesional. Jika jaksa tak melakukan tugasnya dengan benar, maka Syamsudin berjanji akan melakukan demo yang lebih besar lagi.

"Kami berharap laporan dugaan korupsi yang dikeluhkan masyarakat di Probolinggo diproses dengan profesional dan baik. Kalau janji yang diberikan kejaksaan tidak dilakukan, kami akan melakukan demo yang lebih besar lagi," ujar Syamsudin kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Kajari Probolinggo David P Duarsa berjanji akan segera menangani kasus laporan dugaan tindak korupsi proyek PRIM dan kasus lainnya. David mengatakan kasus dugaan korupsi yang dilaporkan tersebut tetap berjalan. David meminta semua pihak untuk bersabar.

"Saya di sini masih 2 minggu. Kasus ini sendiri masih berjalan dan masih tahap pemeriksaan forensik anggota. Kami minta mohon bersabar," kata David.

 

Berita Terbaru

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng M…

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…