Capaian Vaksinasi di Pacitan Baru Capai 20,6 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas sedang menyuntikan vaksin covid-19 ke warga . SP/DE/IST
Petugas sedang menyuntikan vaksin covid-19 ke warga . SP/DE/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Kabupaten Pacitan didesak untuk membuat terobosan agar vaksinasi di daerah setempat tidak ketinggalan dengan daerah sekitar. Pasalnya sampai sekarang capaian vaksinasi di Pacitan baru capai 20,6 persen.

"Ini kenapa kita semuanya tertinggal dari Ponorogo dan Trenggalek misalnya, vaksinasi tertinggal anggaran dari Provinsi juga tertinggal," kata Ketua Komisi II DPRD Pacitan Lancur Susanto, Rabu (22/9/2021)

Menurutnya, sesuai Inmendagri nomor 43 tahun 2021 salah satu daerah yang penurunan dari level 3 menjadi level 2 harus vaksinasi dosis pertama minimal 50 persen dari total penduduk yang ada.

Dia menyarankan agar Pemkab Pacitan mengandeng semua pihak untuk tercapainya 50 persen vaksinasi, sebab kehidupan normal sudah dinanti masyarakat.

 "Iya ini hajat semuanya, maka harus ada trobosan, saya juga mengapresisasi upaya temen-temen partai yang ikut bantu vaksinasi misalnya Partai Golkar, Nasdem dan Partai Demokrat," imbuhnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Pacitan itu juga menyoroti soal masih adanya masyarakat pelosok desa takut akan divaksin. Dia pun menekankan pentingnya sosialisasi hingga tingkat pedesaan.

"Saya masih menemukan masyarakat yang takut untuk menerima vaksin. Nah ini penting pemerintah juga harus gencar sosialisasi, agar seimbang," jelasnya.

Pasalnya, jika vaksinasi ini dilakukan secara masif secara otomatis kehidupan normal akan segera tercapai, bagitu pula ekonomi masyarakat pun segera pulih seperti sediakala.

"Kalau soal itu jelas, ekonomi akan pulih kembali," kata, Lancur Susanto.

Kendati begitu, dia menilai saat ini bukan saatnya saling menyalahkan. Namun, bagaimana saling bergotong royong mulai Pemerintah, lembaga-lembaga kepartaian maupun pengusaha saling lakukan trobosan sesuai jaringannya. pc1/na

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…