Demo Hari Tani Nasional, Gedung DPRD Lamongan Disegel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu ruangan rapat yang ada di DPRD Lamongan yang disegel oleh para mahasiswa karena kecewa tak ditemui satupun anggota DPRD Lamongan
Salah satu ruangan rapat yang ada di DPRD Lamongan yang disegel oleh para mahasiswa karena kecewa tak ditemui satupun anggota DPRD Lamongan

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Memperingati Hari Tani Nasional, ratusan mahasiswa dan pemuda di Lamongan menggelar aksi unjuk rasa. Tak sekedar turun ke jalan, mereka juga membawa orang-orangan sawah dan menggelar aksi teatrikal untuk menyuarakan aspirasi.

Ratusan pemuda dan mahasiswa Lamongan gabungan dari berbagai elemen di Lamongan dan menamakan diri mereka Aliansi Mahasiswa Lamongan ini membawa orang-orangan sawah yang terbuat dari jerami sejak mereka longmarch menuju gedung DPRD Lamongan.

Di sepanjang jalan, orang-orangan sawah dan aksi teatrikal digelar oleh mahasiswa sambil terus berorasi menyuarakan aspirasi mereka sambil membawa spanduk besar bertuliskan "Petani Tanam Harapan, Mahasiswa Tanam Perlawanan".

Korlap aksi gabungan mahasiswa dari PK PMII Unisda, GMNI, dan Serikat Anak Petani Indonesia Hasan Kholiq mengatakan aksi ini mereka gelar untuk menyuarakan tentang ketidakjelasan Perda perlindungan petani dan menilai bahwa Pemerintah Daerah lemah dalam menegakkan reforma agraria. Hal ini, tandas Hasan, didasarkan pada fakta tidak diberikannya petani akan kesejahteraan hidup dari Pemerintah bahkan pembangunan industrialisasi tidak berpihak pada kelestarian lingkungan.

"Tagline-nya saja lumbung pangan nasional tapi industrialisasi telah merampas lahan produktif. Belum lagi masalah pupuk, harga, penanganan hama, alat produksi dan garansi sosial yang pelik saat ini," ujar Hasan.

Tak hanya itu, terkait reforma agraria yang dianggap lemah penegakannya. Hasan menuding bahwa reforma agraria yang dijalankan belum mampu mengentaskan permasalahan kaum petani, seperti kesenjangan dan monopoli tanah.

Oleh karena itu, lanjut Hasan, mahasiswa mendesak pemerintah untuk harus menjalankan pembangunan industri dalam reforma agraria yang sejati, yakni mengembangkan industri yang mengabdi pada kepentingan mayoritas penduduk dan membuka jalan keadilan bagi rakyat. Tak hanya itu, terkait reforma agraria juga dianggap lemah penegakannya belum mampu mengentaskan permasalahan kaum petani, seperti kesenjangan dan monopoli tanah.

"Sebab itu, dalam aksi ini kita menuntut pemerintah segera lakukan Perda perlindungan dan pemberdayaan petani, stop alih fungsi lahan, dan tegakkan AMDAL," tandasnya.

Sayang, selama hampir 3 jam menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Lamongan tidak ada satupun anggota DPRD Lamongan yang datang menemui para pengunjukrasa. Alhasil, mahasiswa inipun menyegel salah satu ruangan rapat yang ada di DPRD Lamongan di Jalan Basuki Rahmat itu. Selain menyegel ruang rapat, mahasiswa juga 'menghadiahkan' orang-orangan sawah yang mereka bawa di depan ruang rapat yang mereka segel.

”Kami akan kembali melakukan aksi seperti ini di lain hari,” kata para mahasiswa sambil membubarkan diri usai menyegel salah satu ruang rapat DPRD Lamongan.

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…