Anggaran UMKM tak Jelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi karikatur
Ilustrasi karikatur

i

P-APBD 2021 Surabaya Tahun 2021 Diklaim untuk Pemulihan Ekonomi

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Surabaya telah ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Pimpinan DPRD Surabaya pada Rabu (29/09/2021) lalu.

Jumlah anggaran P-APBD atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Surabaya Tahun 2021, ditetapkan sebesar Rp 8,9 triliun atau lebih tepatnya Rp 8.966.428.340.891.

Walikota Surabaya menyebutkan, P-APBD Surabaya tahun 2021 ini, akan diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Pemulihan ekonomi yang dimaksudkan adalah berkaitan dengan pengembangan UMKM di Surabaya yang merugi selama pandemi covid-19 berlangsung.

"Sehingga banyak proyek kegiatan fisik kita kurangkan, sesuai arahan dari teman-teman DPRD dan masukan-masukan, kita lakukan untuk kepentingan Covid-19 dan kebangkitan ekonomi," kata Eri Cahyadi dalam keterangan resminya yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (01/10/2021).

 Surabaya Pagi pun menelusuri berapa persen anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan UMKM Surabaya. Namun hingga berita ini diturunkan, data terkait jumlah besaran anggaran UMKM masih belum jelas.

Wakil Ketua Komisi B bidang Perekonomian DPRD Surabaya Anas Karno saat dihubungi Surabaya Pagi menyampaikan, terkait anggaran untuk UMKM pihaknya tidak mengetahui secara pasti.

Kendati begitu, dalam sidang raperda yang dilakukan pada 29 September lalu, pihaknya menyarankan pemerintah Kota Surabaya untuk memprioritaskan perbaikan UMKM.

"Saya tidak tahu secara pasti berapa. Dan tidak bisa mengira-ngira berapa presentasenya. Karena ini berkaitan anggaran. Namun yang jelas, kami menyarankan agar UMKM itu menjadi prioritas. Dan pak wali pun setuju dengan saran kami," kata Anas melalui saluran telepon, Jumat (01/10/2021).

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. Melalui pesan singkat, ia menyampaikan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti berapa besar anggaran P-APBD untuk UMKM.

"Mestinya Pemerintah Kota yang memahami dan tahu persis. Yang pasti, DPRD Kota Surabaya sudah memberikan pesan yang sangat jelas, agar APBD Perubahan 2021 diantaranya dipakai untuk pemulihan ekonomi Kota Surabaya. Salah satunya, membangkitkan sektor UMKM," kata Adi melalui pesan text.

Sementara itu, pihak Pemkot Surabaya saat dihubungi membenarkan ada anggaran yang dialokasikan untuk UMKM. Kendati begitu, pihak Humas Pemkot Surabaya sendiri tidak begitu tahu berapa persen anggaran yang dialokasikan untuk UMKM.

"Memang ada, hanya kita humas tidak tahu persis rinciannya. Coba ke dinkop atau disdag," kata Indri salah satu humas Pemkot Surabaya saat ditemui di ruangannya.

Dari keterangan Indri, reporter Surabaya Pagi pun menghubungi Dinas Perdagangan kota Surabaya. Menariknya, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Wiwik Widayati saat dikonfirmasi mengaku pihaknya tidak mendapatkan anggaran untuk P-APBD tahun 2021.

"Kebetulan di tempat Disdag untuk  P-APBD tidak ada," kata Wiwik melalui pesan singkat.

Sebagai informasi, untuk perbaikan UMKM selain dari pemerintah daerah, pemerintah pusat pun telah menganggarkan sejumlah anggaran untuk UMKM. Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Data dari Kementrian Keuangan RI menyebutkan, alokasi DAK Fisik tahun 2021 Kota Surabaya sebesar Rp25.473.099.000,00. Menariknya, dalam jumlah anggaran tersebut, tidak dialokasikan untuk perbaikan UMKM. Anehnya, dari anggaran DAK fisik tersebut, kurang lebih sekitar 21 persen atau Rp 5,24 triliun dianggarkan untuk pembangunan jalan.

Secara rincian alokasi dana sebesar Rp 25,4 triliun dipergunakan untuk beberapa bidang diantaranya bidang Pendidikan sebesar Rp3.919.472.000,00, reguler bidang Kesehatan sebesar Rp12.960.278.000,00, reguler bidang jalan sebesar Rp5.246.578.000,00, Penugasan Bidang Kesehatan sebesar Rp2.276.043.000,00 dan terakhir adalah Penugasan Bidang Sanitasi sebesar Rp1.070.728.000,00. sem,ana,rl

Berita Terbaru

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…