Latihan Reog Ponorogo Dibubarkan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video pembubaran latihan Reog Ponorogo yang beredar luas di media sosial.
Tangkapan layar video pembubaran latihan Reog Ponorogo yang beredar luas di media sosial.

i

SURABAYAPAGI, Ponorogo - Latihan Reog Ponorogo dibubarkan polisi. Video pembubaran beredar luas di media sosial pada Selasa (5/10). Dalam video berdurasi 1 menit 46 detik itu, tampak kerumunan penonton dan pemain kesenian Reog di lokasi yang diduga di Kecamatan Balong.

Beberapa orang yang berkerumun, terlihat tidak menaati protokol kesehatan dengan tidak mengenakan masker. Tak sedikit terlibat adu mulut dengan petugas karena menolak dibubarkan.

"Ayo pulang, ayo pulang. Yang lainnya segera pulang," ujar salah seorang anggota kepolisian dalam video tersebut.

Terkait beredarnya video itu, Kapolsek Balong AKP Hariyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan pihaknya yang melakukan pembubaran karena ada laporan masuk.

"Lokasinya di Dukuh Masaran, Desa Balong, Kecamatan Balong, Rumah Pak Slamet. Saya yang turun langsung membubarkan," ujar Hariyanto.

Pembubaran, lanjut Hariyanto, dilakukan karena ratusan orang berkerumun dan tidat taat protokol kesehatan. Mereka adalah penonton dan personel Reog yang sedang latihan.

Saat dibubarkan, pelaku kesenian Reog beralasan jika latihan hanya untuk lingkungan sendiri. Namun karena ada yang mengunggah di media sosial, maka jadi banyak orang yang datang untuk melihat.

"Mungkin karena terlalu lama tidak ada hiburan. Sekali ada pada datang untuk sekedar melihat," kata mantan Kasat Sabhara Polres Ponorogo ini.

Laporan adanya kerumunan, masih kata Hariyanto, diterima pihaknya pukul 20.00 WIB dari Bhabinkamtibnas.

"Saya datang sekitar jam 21.00 WIB. Memang ada seperti debat. Tapi apapun itu harus segera bubar," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur Multazamudz Dzikri mengungkapkan lemahnya pembangunan dan pengelolaan sungai yang menjadi kewenangan P…

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Program makanan bergizi gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto memang menuai pro kontra. Salah satunya, sebanyak…

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Klaim Telah Urus Izin Tapi di SIMBG Masih Zonk, Pengelola Zam-Zam Residence "Berbohong"...?

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebelumnya PT Zam-Zam pengembang perumahan Grand Zam-Zam Residence mengklaim telah mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)…

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Permainan Jalur Merah di BC, Getarkan Menteri UMKM

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:09 WIB

KPK Telisik Importir yang Gunakan Jasa Kargo PT Blueray untuk Loloskan Barang KW, Palsu hingga Ilegal     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hingga Selasa (10/2), K…

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Bikin Proyek Fiktif, Bos PT Dana Syariah Indonesia Ditahan Bareskrim

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bareskrim Polri menahan Direktur Utama PT Dana Syariah dua tersangka terkait kasus dugaan fraud PT Dana Syariah Indonesia (DSI).…

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 41 Obat bahan alam (OBA) dicampur bahan kimia obat (BKO) ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang November hingga…