Kesiapan Peparnas XVI Papua Sudah 95 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dialog virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Kawal Kesiapan Peparnas XVI Papua”, Senin (18/10/2021).
Dialog virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Kawal Kesiapan Peparnas XVI Papua”, Senin (18/10/2021).

i

SURABAYAPAGIPapua- Panitia Besar (PB) Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua siap menyelenggarakan pesta olahraga tingkat nasional Peparnas XVI Papua. Pertandingan akan digelar di dua klaster, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Kesiapan gelaran ini dalam berbagai aspek tinggal sentuhan akhir, rampung.

"Kesiapan gelaran Peparnas XVI Papua sudah mencapai 95 persen," kata Wakil Ketua II PB Peparnas XVI Papua Hans Hamadi pada acara dialog virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk “Kawal Kesiapan Peparnas XVI Papua”, Senin (18/10/2021).

Peparnas XVI akan dibuka pada tanggal 5 November dan penutupan pada 13 November 2021. Sedangkan laga awal pertama akan dilakukan pada pada tanggal 6 November 2021.

Saat ini, lanjut Hans, pihaknya tengah berkoodinasi secara intensif khususnya berkaitan dengan pelayanan para atlet yang akan berlaga. Mulai dari akomodasi hingga pertandingan hingga hal-hal kecil.

Sehingga, pelayanan yang diberikan dapat berdampak positif pada performa para setiap atlet yang akan berlaga. Dalam ajang ini, terdapat sekitar 20 bidang kepanitiaan yang dibentuk dan berharap bisa meraih sukses layaknya ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Panitia juga meggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Ada 20 panitia yang terdiri dari sembilan bidang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari National Paralympic Committe (NPC) beberapa waktu lalu," kata dia. Terkait dengan peralatan pendukung, mayoritas sudah berada di Papua saat ini, dan beberapa waktu ke depan, akan segera didistribusikan ke setiap venue yang akan dipergunakan oleh para atlet yang akan berlaga.

Terdapat sekitar 12 venue yang akan dipergunakan di ajang nasional ini. Ada 12 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan yakni angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepakbola CP, tenis lapangan kursi roda, serta tenis meja.

Hingga Senin (18/10/2021) peralatan dari satu Cabor saja yang belum tiba di lokasi yakni Boccia yang merupakan Cabor yang pertama kali dipertandingkan dalam ajang Peparnas kali ini. "Peralatan sudah tiba di Pelabuhan, hanya tinggal dipasang pada venue yang akan dipergunakan," katanya.

Berkaitan dengan alat bantu atau Ramp bagi para yang akan berlaga juga telah dipersiapkan. Dari mulai ketibaan di bandar udara, tempat pertandingan, hingga hotel tempat para atlet tersebut beristirahat. Semuanya telah dipersiapkan untuk menunjang mobilitas para atlet agar semakin optimal.

Pihak NPC Indonesia dikatakan Hans juga membantu sepenuhnya dalam merekomendasikan tempat-tempat yang memiliki fasilitas bagi penyandang disabilitas di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Transportasi yang akan dipergunakan juga dimodifikasi, sehingga memudahkan mobilitas para atlet.

"Dari awal sudah kami siapkan Ramp ditempat-tempat yang akan dipergunakan oleh atlet. Kemudian, memodifikasi alat transportasi," tutur Hans.

Dalam beberapa waktu ke depan, dimulai 21 Oktober hingga 23 Oktober 2021 NPC Indonesia akan melakukan Bimbingan Teknis terhadap relawan dan LO yang membantu dalam penyelenggaraan Peparnas VXI 2020. Ini penting dilakukan, mengingat para relawan merupakan salah satu faktor dalam menyukseskan perhelatan ini ke depan.

Setiap relawan akan mendapatkan pelatihan yang diberikan dari Kementerian Sosial (Kemsos). Setiap relawan akan diberikan pelatihan yang berkaitan dengan tugasnya dalam mendampingi setiap atlet kala pertandingan berlangsung. Atau tugasnya dalam membantu atlet yang hendak berlaga dalam setiap pertandingan.

"Kami sudah minta Kemsos untuk membantu melakukan pelatihan," kata Hans.

Terakhir yang berkaitan dengan penanganan COVID-19, PB. Peparnas akan melakukan penangan secara ketat, termasuk langsung menjatuhkan diskualifikasi pada atlet yang terkonfirmasi positif. Kota dan Kabiupaten Jayapura seperti diketahui saat ini sudah masuk dalam kategori zona hijau. Dari mulai sejak kedatangan, tes Polymerase Chain Reaction (PCR) menjadi syarat yang wajib ketika kedatangan. Dan kebijakan karantina juga diberlakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) juga menjadi hal yang harus dilakukan oleh setiap orang yang berpartisipasi dalam ajang ini.

Dengan begitu, ancaman merebaknya virus dapat segera diantisipasi secara optimal oleh berbagai pemangku kepentingan yang terkait.

"Kami juga tegas, bagi kontingen yang kedapatan membawa atletnya positif kita akan diskualifikasi," katanya.

Hans melanjutkan, semua langkah-langkah di atas dilakukan sebagai upaya menyukseskan ajang Peparnas XVI Papua. Karena dari ajang ini dapat memberikan kesan kepada masyarakat luas bahwa Papua merupakan tempat yang ramah bagi penyandang disabilitas.

"Peparnas harus berhasil. Cahaya kemenangan dari Papua akan kami tunjukkan dari Perparnas. Ada kejutan baru dengan adanya Peparnas di papua," pungkasnya.jk

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…