Ridwan Kamil Salurkan Bantuan kepada Warga Kabupaten Bekasi Terdampak PPKM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Bekasi- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil kembali menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Kali ini, bantuan dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi.

"Kemarin di Bandung Raya sekarang di Kabupaten Bekasi, terus nanti di Bogor dan Cianjur," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- di Kabupaten Bekasi, Jumat (23/7/2021).

Menurut Kang Emil, bantuan kali ini dibagikan untuk mereka-mereka yang terkena dampak PPKM Level 4, tetapi tidak masuk ke dalam data formal. Untuk itu diperlukan inisiatif di lapangan membantu masyarakat yang tak terdata tersebut.

"Saya kira dan menyisir khusus mereka yang tidak termasuk ke dalam data formal, karena selalu ada dalam situasi seperti ini misalkan pedagang-pedagang yang KTP-nya dari luar tidak masuk ke dalam daftar lokal. Jadi semangat hadir itu ingin ditunjukkan khusus untuk mereka yang tidak terwakili oleh sistem yang formal," ucapnya.

Bantuan ini mencakup semua profesi yang terdampak pandemi dan tak terdata dalam sistem. Seperti misalnya adalah para pedagang hingga para seniman yang pemasukannya sangat terdampak efek dari pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM Level 4.

"Sesuai arahan Presiden, semua profesi dibantu. Jadi bantuan provinsi itu mayoritasnya akan kepada mereka yang berbasis profesi," katanya.

"Dari profesi itu karena kegiatan seni budaya sangat-sangat terkendala. Berbeda dengan mereka yang berdagang tiap hari, kalau ini betul-betul demand pasar tidak ada sama sekali. Tekniknya juga sama, ada yang formal dan informal. Jadi, dari pintu mana saja," imbuhnya.

Kang Emil menambahkan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Blusukan yang dilakukan oleh Kang Emil juga sekaligus untuk memberikan semangat kepada masyarakat secara langsung di dalam situasi sulit ini.

"Saya sudah memerintahkan kepada semua pejabat turun untuk menunjukkan kehadirannya menyemangati masyarakat. Kita ada 27 daerah, di mana dinas sekarang ditugaskan menjadi penghubung. Istilahnya adalah semua dinas adalah dinas kesehatan, semua PNS hari ini adalah petugas kesehatan," ucapnya.

Oleh karena itu, Kang Emil meminta kepada seluruh pejabat untuk turun langsung ke lapangan guna menyemangati dan memberikan bantuan secara langsung. Dari mulai level pejabat Eselon I hingga pejabat Eselon III.

"Jadi semua dinas saya perintahkan akhir pekan ini turun. Esselon II, Esselon III melaporkan untuk menyemangati bahwa kita sama-sama prihatin. Berempati kepada masyarakat walaupun kita paham, tidak kelihatan diomongin, kelihatan juga diomongin. Jadi mendingan dikerjakan saja walaupun diomongin," katanya. (bg)

Tag :

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…