Surabaya Level 1, KBS Tambah Kuota Kunjungan Wisatawan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengunjung wajib scan QR code PeduliLindungi. SP/INW
Pengunjung wajib scan QR code PeduliLindungi. SP/INW

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Seiring turunnya status PPKM di Kota Surabaya ke level , Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan menambah kuota kunjungan wisatawan. 

Humas PDTS KBS, Agus Supangkat memastikan, mestipun dilakukan penambahan kuota wisatawan, namun penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.

Sebelumnya, kuota wisatawan yang berkunjung ke KBS dibatasi hanya 25 persen, atau sekitar 2.000 kunjungan setiap harinya. "Sekarang jadi 75 persen (6.000 wisatawan) dari kapasitas normal," ujarnya,kemarin.

Meski ditambah, kata Agus, antusiasme wisatawan mengunjungi KBS terbilang masih sedikit.  Misalnya pada momen libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pengunjung yang datang tidak sampai 50 persen dari kapasitas normal. "Masih agak landai, sampai jam (11.00 WIB) ini 1.500-an (kunjungan)" ujarnya.

Agus Supangkat mengatakan, bagi wisatawan yang akan ke KBS, bisa membeli tiket secara daring maupun luring. Dalam upaya mengantisipasi penumpukan pembeli tiket, PDTS KBS melayani pembayaran cashless atau nontunai. "Kami sudah ada QRIS, penbayaran bisa lewat GoPay, OVO atau QRIS bank," kata Agus.

Agus mengingatkan seluruh wisatawan yang berkunjung untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan menyiapkan aplikasi PeduliLindungi atau bukti sudah divaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan, bagi wisatawan di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk meski belum vaksin. Asalkan orang tua yang mendampingi harus sudah divaksinasi.

"Jadi nanti orang tuanya saja yang scan PeduliLindungi, harus sudah vaksin," ujarnya.sb3/na

Berita Terbaru

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Diterjang banjir bandang karena hujan deras sepanjang malam mengakibatkan sejumlah aktivitas warga juga ikut terganggu, pasalnya…

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Sering Terjadi Kecelakaan di Lintasan Rel KA Blitar, KAI Tutup Perlintasan Sebidang

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bersamaan jelang Hari Raya idul Fitri mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menunjukkan…

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Lumajang Integrasikan UMKM dengan Digitalisasi dan Hilirisasi

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai salah satu memperkuat pondasi ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengintegrasikan usaha…

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …