SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut mengapresiasi keberhasilan pengembangbiakan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) menarik perhatian internasional. Sehingga, saat ini jumlah komodo di KBS mencapai lebih dari 50 ekor, di luar dua ekor yang akan dipinjamkan.
Salah satunya Kebun Binatang iZoo Shizuoka, Jepang, yang telah menjalin kerja sama peminjaman satwa melalui skema breeding loan. Meski demikian, KBS Surabaya juga turut memastikan peminjaman sepasang komodo tidak akan mengganggu proses breeding di KBS.
“Dari pemerintah pusat ada kajian-kajian tersendiri, sehingga tetap bisa mempertahankan, paling tidak secara proses breeding di KBS tidak terhenti. Saat ini (totalnya) ada lebih di atas 50 ekor (komodo),” ujar Direktur Operasional Perumda KBS, Nurika Widyasanti, Senin (04/05/2026).
Lebih lanjut, adanya kerja sama ini telah melalui kajian pemerintah pusat. Kementerian Kehutanan juga telah meninjau fasilitas iZoo Shizuoka, termasuk kesiapan kandang dengan pengaturan suhu sesuai habitat komodo. Adanya keberhasilan breeding didukung perawatan yang sesuai kebutuhan satwa.
“Intinya menyesuaikan habitat atau kebutuhan komodo di sini. Yang paling penting secara hakikat memang sesuai dengan kebutuhan yang ada,” ungkapnya.
Terpisah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, kerja sama ini bukan pertukaran, melainkan peminjaman dengan pengawasan bersama. Ia juga memastikan komodo dapat ditarik kembali jika diperlukan. pada 2026. Ia juga optimistis kerjasama ini akan meningkatkan animo masyarakat di Surabaya maupun Jepang.
“Kita berhasil dalam pengembangbiakan komodo, maka di Jepang mereka meminta kita untuk meminjam komodo. Jadi tetap menjaga masing-masing kesejahteraan satwa. Ini bukan pertukaran tapi peminjaman satwa dan kita sama-sama menjaga. Karena disana sudah memimpikan ada komodo sejak lama,” katanya. sb-01/dsy
Editor : Redaksi