Di Sumenep, Besok Digelar Demo Terkait Vaksinasi, Kiai Jurjiz Dapat Banyak Dukungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kiai Jurjiz Muzammil (Korlap aksi Demo) dan RB. Faisol Sadamih, Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Kab. Sumenep.SP/AR
Kiai Jurjiz Muzammil (Korlap aksi Demo) dan RB. Faisol Sadamih, Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) Kab. Sumenep.SP/AR

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kiai Jurjiz Muzammil salah satu pengasuh pondok pesantren Al-Is'af Kalabeen Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, akan meluruk Kantor Dewan dan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, terkait adanya penyekatan di jalanan dan dilakukannya vaksinasi secara paksa.

Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi.com, aksi demontrans bakal digelar besok Jumat (22/10)  setelah sholat Jumat dan para demonstran berkumpul di area Taman Bunga (TB) Kabupaten Sumenep. 

Kepada Surabaya pagi, Kiai Jurjiz Muzammil mengatakan, aksi penyekatan vaksinasi di jalan sudah dinilai sangat meresahkan masyarakat, maka Pemkab Sumenep harus segera mengambil sikap. “Masalah vaksin jangan ditekan karena menyangkut hak asasi manusia (HAM),” katanya, Kamis (21/10).

Menurut Kiai Jurjiz, aksi demonstrasi besok itu sudah mendapat banyak dukungan dari lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep. Bahkan kata dia, pihaknya mengajak masyarakat yang sadar dan berada di bawah tekanan vaksinasi untuk bersama-sama besok menghadap kepada Bupati Kabupaten Sumenep.

" Saya sudah melakukan komunikasi di dua puluh tujuh kecamatan di daratan dan kepulauan untuk menjadi perwakilan demonstran besok, sebagai langkah awal selanjutnya nanti di tiga ratus dua puluh desa di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Sementara Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC ) Kabupaten Sumenep, RB. Faisol Sadamih, mengatakan, upaya pemerintah pusat dan daerah menggelar vaksinasi bertujuan untuk meminimalisir angka penyebaran virus covid-19.

"Program pemerintah perlu didukung, namun perlu dilakukan sosialisasi dan anjuran tanpa harus ada paksaan, bila dilakukan vaksinasi dan penyekatan di jalan dengan cara paksa, jelas kurang etis" jelasnya.

Kata dia, pemerintah memiliki peran penting sebagai abdi negara, melayani dan mengayomi masyarakat. “Berikan kesadaran mental agar dapat menerima kebijakan, jangan ditekan atau dipaksakan,” pungkasnya. (Ar)

 

Berita Terbaru

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Volvo Recall Global 40.323 Unit EX30 Gegara Baterai Bermasalah Memicu Kebakaran

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (Recall) secara global pada…

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Klaim Pertama di Dunia, Chery Makin Agresif Siapkan Pikap Bermesin Diesel PHEV

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Chery Automobile bersiap meluncurkan truk pikap plug-in hybrid (PHEV) bermesin diesel di Australia pada kuartal keempat tahun ini.…

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Kuota Hampir Penuh, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk Mudik Gratis

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat kembali menggelar…

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Bulan Suci Ramadhan, Baznas Pacitan Salurkan Santunan ke 1.000 Anak Yatim

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai rangkaian kegiatan bulan Ramadhan sekaligus peringatan Hari Jadi Ke-281 Kabupaten Pacitan, Badan Amil Zakat Nasional…

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur melarang penggunaan sound horeg saat kegiatan sahur…

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Pemkab Bojonegoro Kembangkan Tanaman Produktif Alpukat dan Jambu Mete

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 10:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Kelompok Tani (Poktan) di wilayah Bojonegoro yang memenuhi kualifikasi administratif dan teknis mendapatkan bantuan pemberian…