Golkar Ingin Jadi Organisasi Politik yang Hasilkan Kader-Kader Berkualitas dan Siap Dikaryakan untuk Bangsa dan Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathony (kiri). SP/Alqomar
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathony (kiri). SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathony menyatakan, tidak banyak yang mau mendarmabaktikan hidupnya untuk mengurusi kepentingan masyarakat melalui partai politik. Inilah yang disebut kader.

Maka nilai kerelaan warga tersebut, menurut Toni, panggilan Arif Fathony, harus dibalas dengan terus mengasah kemampuan kader dengan pendidikan politik yang berkesinambungan. Hal ini agar menghasilkan kader-kader yang bisa menjadi pejuang kemanusiaan.

"Karena hakikat kerja politik adalah kerja kerja kemanusiaan," ujar Toni, Jumat (22/10).

Lebih jauh, menurut Toni yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya,  partai politik adalah produsen pemimpin, maka partai politik harus terus mengasah dan meningkatkan kemampuan kader agar tidak tergilas dengan perubahan yang terus bergerak. Karena pengetahuan laksana pisau, ia terbuat sejak awal dengan tajam, namun jika tidak diasah lama lama akan tumpul.

Demikian dengan pengetahuan manusia, jika tidak diasah dengan nutrisi pengetahuan, maka lama lama akan menurun kemampuan analisanya."Kalau sudah demikian akan menghasilkan kesimpulan yang keliru dan gagap harus berbuat apa untuk masyarakat," ungkap Toni.

Untuk itu, mantan jurnalis ini tidak ingin Partai Golkar  hanya menjadi partai elektoral yang hanya hadir lima tahun sekali. 

"Kami ingin menjadi organisasi politik yang menghasilkan kader-kader berkualitas yang siap dikaryakan untuk bangsa dan negara. Sehingga masyarakat menjadikan Partai Golkar yang berusia 57 tahun ini menjadi tempat menitipkan aspirasi dan menitipkan kehendak arah pembangunan di Kota Surabaya," pungkas dia. Alq

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…