Hasil Autopsi Kasus Agitha Cahyani, Tidak Ada Unsur Kekerasan Di Tubuh Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim pengacara keluarga Agitha saat beber laporan
Tim pengacara keluarga Agitha saat beber laporan

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol , Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan jika hasil autopsi terhadap Agitha Cahyani (14) tidak ada unsur kekerasan terhadap tubuh korban. "Sementara hasil autopsi terhadap tubuh korban (Agitha Cahyani red) tidak ada unsur kekerasan," ungkap Kapolresta Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (22/10/2021). Lebih jauh Kapolresta Sidoarjo menegaskan jika permintaan hasil autopsi yang di minta oleh kedua pihak (pelapor dan terlapor red) tidak bisa kita penuhi karena itu merupakan rangkaian penyelidikan dalam kasus ini. "Hasil autopsi tidak bisa kita berikan kepada mereka, karena itu merupakan rangkaian penyelidikan kami dalam mengunggkap kasus kejahatan, hanya kalangan penyidik yang tau, tidak untuk diberikan ke pengacara dan lainnya (yang tidak berhak red). Kita pun juga sudah memberitahu terkait penyidikan kami kepihak pelapor," tegasnya. KasatreskrimnPolresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja menegaskan jika secepatnya terhadap kasus Agitha ini akan ada kepastian hukum. "Kita akan memberikan kepastian hukum atas kasus ini," tegas Oscar Sementara itu Tim Kuasa Hukum Ayah Agitha, Rolland E Potu memaparkan jika pihaknya beberapa kali menanyakan perkembangan kasus ini ke Penyidik Polresta Sidoarjo. "Tujuan kami untuk meminta kepastian hukum atas kasus Agitha ini. Sebab terhadap kliennya memang secara materi tidak bisa dihitung, tapi kerugian imateri pasti ada. Tapi perkara ini menyangkut harkat dan martabat juga," kata Rolland. Perlu diketahui kasus ini bermula ketika adanya pembongkaran makam almarhum Agitha Cahyani Putri di komplek pemakaman Praloyo dilakukan berdasarkan permintaan dari sang ibu kandungnya Ny. Erlita Dewi yang merasa janggal dengan kematian anaknya. Pembongkaran dilakukan tertutup oleh petugas kepolisian bersam petugas forensik RSUD Sidoarjo pada pada 2 April 2021 lalu. Erlita yang tinggal di Kendari, Sulawesi Tenggara ini ketika itu sempat bercerita bahwa dia sudah sekitar tiga tahun tidak bertemu dengan putrinya. Dia bercerai dengan suaminya, dan empat anaknya diasuh oleh sang suami yang selama ini tinggal di Sidoarjo. Saat mendapat kabar bahwa putri sulungnya meninggal dunia, dia tidak bisa langsung ke Sidoarjo. Karena tidak dapat tiket, Erlita baru bisa terbang ke Sidoarjo hari Minggu. Dia memang berpesan agar jenazah tidak dimakamkan sebelum dirinya tiba di Sidoarjo. Sebelum putrinya dimakamkan, dia sempat membuka kain kafannya. Dia mengaku melihat ada beberapa kejanggalan. Seperti ada darah di hidung jenazah anaknya, ada memar di dekat hidung sebelah kiri, serta bekas memar di pipi kiri. Selain itu, dalam gambar yang sempat diunggahnya di media sosial, ada darah di belakang kepala putrinya. Dari situ, Erlita memutuskan melapor ke Polresta Sidoarjo. Berdasar laporan dari Erlita itulah, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Termasuk melakukan pembongkaran makam dan autopsi jenazah Agitha. Enam bulan berlalu, bahkan sudah hampir tujuh bulan, hasil autopsi Agitha Cahyani (14) tak kunjung keluar. Keluarga pun mempertanyakannya. Sebelumnya, petugas Polresta Sidoarjo bersama tim forensik membongkar makam Agitha Cahyani di TPU Delta Praloyo Sidoarjo pada 2 April 2021 lalu. Sg
Tag :

Berita Terbaru

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Segera Diluncurkan, Program Penjaminan Polis Amanat

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Program Penjaminan Polis amanat dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2026 paling lambat diselenggarakan pada Januari 2028. Kepala Eksekutif…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Ditarik, 3 Merek Beras Fortifikasi Berkandungan Gizi Rendah

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - 3 merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam ketiga merek besar fortifikasi tersebut tidak…

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Wadirut GOTO, Bergaji Miliaran Mundur

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatan Wakil Direktur Utama (Wadirut). Surat…

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

BANK ARTHA GRAHA “SAKAREPE DEWE”

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:17 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Judul ini saya rangkum dari fakta dan alat bukti. Bukan asumsi , apalagi opini. Saya dibikin susah oleh…