Pekan Metrologi Legal Kota Mojokerto Targetkan Kota Tertib Ukur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka Pekan Metrologi Legal Tahun 2021 di Pendopo Graha Krida Tama, Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Senin (25/10). SP/Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka Pekan Metrologi Legal Tahun 2021 di Pendopo Graha Krida Tama, Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Senin (25/10). SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto berupaya serius mewujudkan Kota Mojokerto sebagai Kota Tertib Ukur. Terbukti, selain menggiatkan pelatihan juru timbang dan reparatir, juga digencarkan sosialisasi terkait kemetrologian.

Hal itu disampaikan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka Pekan Metrologi Legal tahun 2021 di Pendopo Sabha Krida Tama, Rumah Dinas Wali Kota Mojokerto, Senin (25/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Metrologi, Rusmin Amin dan Kepala Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Jogjakarta, Matheus Hendro Purnomo.

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto mengatakan sudah menyiapkan lahan untuk UPTD Metrologi di Jalan Raya Bypass Mojokerto. Kantor ini nantinya bisa melayani pengujian berbagai alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) dari daerah lain.

"Ini menjadi peluang kita untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari bidang metrologi," ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi kegiatan ini, karena selain sebagai transfer knowledge bagi masyarakat agar melek metrologi, juga untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai Kota Jasa dan Perdagangan yang mengedepankan kejujuran dalam bertransaksi antara penjual dan pembeli.

"Kita memiliki 6 pasar tradisional dengan sarpras yang mumpuni. Namun itu tidak akan ada artinya jika tidak disertai kejujuran dalam proses transaksi jual belinya," jelasnya.

Untuk itu, lanjut Ning Ita, melalui kegiatan tera ulang nantinya membuat masyarakat merasa menjadi lebih tenang dan yakin membeli produk yang dijual oleh pedagang di Kota Mojokerto karena kejelasan dalam hal takaran. 

"Dan pedagang yang sudah di tera ulang pun cukup senang sebagai pemilik timbangan takaran dan perlengkapannya karena merasa tertib untuk menerakan setiap tahun sesuai undang-undang no 2 tahun 1981 tentang metrologi legal," tuturnya.

Direktur Metrologi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Rusmin Amin mengapresiasi upaya serius Pemkot Mojokerto dalam mewujudkan Kota Tertib Ukur dengan melaksanakan pelayanan tera dan tera ulang serta pengawasan kemetrologian.

"Terwujudnya Daerah Tertib Ukur ini tidak hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif serta memperkuat perdagangan dalam negeri," tegasnya.

Senada juga dikatakan Kepala Balai Standarisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Jogjakarta, Matheus Hendro Purnomo. Ia mengatakan pelayanan dan pengawasan kemetrologian tera serta tera ulang di Kota Mojokerto sedikit terhambat lantaran belum adanya posisi tenaga fungsional penera. 

"Kami mencoba fasilitasi agar tugas dan fungsi kemetrologian di Kota Mojokerto tetap jalan. Diantaranya dengan memberikan pelatihan juru timbang dan reparatir serta sosialisasi kemetrologian kepada masyarakat dan melakukan tera serta tera ulang kepada pedagang emas dan distributor atau agensi pengiriman barang," pungkasnya.

Sekedar informasi, Pekan Metrologi Legal tahun 2021 Kota Mojokerto dilaksanakan selama sepekan. Dimulai dengan pelatihan juru timbang dan reparatir tanggal 18 hingga 27 Oktober 2021, Sosialisasi Kemetrologian tanggal 25 Oktober 2021 (dibagi 2 sesi untuk 100 orang) dan Pelaksanaan Tera serta Tera Ulang tanggal 28 hingga 29 Oktober 2021. Dwi

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…