Wali Kota Dorong Koperasi Syariah Berjalan Sesuai Prinsip Syariah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka pelatihan akuntansi syariah bagi koperasi di Rumah Makan Jimbaran, Bypass Mojokerto, Selasa (26/10) pagi. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka pelatihan akuntansi syariah bagi koperasi di Rumah Makan Jimbaran, Bypass Mojokerto, Selasa (26/10) pagi. SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Koperasi Syariah di Kota Mojokerto dinilai masih belum sepenuhnya menjalankan prinsip syariah. Koperasi tersebut justru sebaliknya menganut prinsip konvensional tanpa mengedepankan akuntansi syariah.

Hal itu menjadi sorotan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka kegiatan pelatihan akuntansi syariah bagi koperasi di Rumah Makan Jimbaran, Bypass Mojokerto, Selasa (26/10) pagi. 

Wali Kota yang akrab dipanggil Ning Ita mengatakan di Kota Mojokerto terdapat 12 koperasi yang berbasis syariah. Namun sebagian besar masih menerapkan pengelolaan secara konvensional. 

"Label syariah ini belum sepenuhnya diterapkan, sehingga dalam menjalankan aktivitas koperasinya masih setengah syariah dan setengah konvensional," jelasnya.

Padahal, lanjut Ning ita, keberadaan koperasi syariah ini punya segmentasi khusus. Karena tidak semua masyarakat mau mengakses lembaga keuangan yang bersifat konvensional. 

"Ada sebagian yang menghindari riba. Nah ini kesempatan bagi koperasi syariah untuk merangkul mereka. Tapi syaratnya prinsip ekonomi syariah harus ditegakkan, sehingga mereka tetap percaya untuk menjadi anggota di koperasi tersebut,"ungkapnya. 

Masih kata Ning Ita, peran koperasi mengambil posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat saat pandemi COVID-19. Karena sebagai soko guru perekonomian, koperasi mengedepankan asas kekeluargaan.  

"Soko guru ini ibaratnya adalah cagak, yang bisa menopang agar tetap berdiri tegak. Saat pandemi, koperasi ini bisa menjadi solusi pengungkit roda ekonomi. Dengan prinsip kebersamaan untuk kemakmuran seluruh anggotanya," cetusnya. 

Ia juga meminta koperasi syariah memberi kelonggaran atau relaksasi kepada anggotanya saat pandemi. Karena ia menyadari, ada banyak iuran anggota yang macet dan tidak bisa jalan akibat pukulan pandemi.

"Sejak tahun 2020 kemarin, pemkot juga telah melakukan restrukturisasi kredit perbankan berupa relaksasi dan kita juga memberikan pembebasan retribusi bagi pelaku UMKM agar semua bisa jalan tanpa terbebani," tuturnya.

Terpisah, Kabid Koperasi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Helmi dalam laporannya mengatakan pelatihan ini dalam rangka peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM Koperasi. 

"Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 25 hingga 28 Oktober 2021. Dan diikuti 40 peserta dari unsur koperasi yang berbasis syariah. Yakni 12 KPPS, 2 LKMS dan 2 koperasi konvensional yang mempunyai minat menjadi syariah," jelasnya.

Pelatihan akuntansi syariah bagi koperasi ini, lanjut Helmi, bertujuan untuk memberikan bekal ilmu dan pengetahuan khususnya dalam hal penerapan pengelolaan koperasi berbasis syariah. 

"Ini upaya kita untuk mendorong gerakan koperasi berbasis syariah agar kedepannya benar-benar mengelola koperasi dengan prinsip-prinsip syariah," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…